Indonesia | English
  BADAN POM
Halaman Utama 
Profil 
Berita Aktual 
Siaran Pers /
Peringatan Publik
 
Peraturan
Brosur
Publikasi
  LAPORAN
  KOMODITI
  WEB UNIT
Unit Layanan Pengaduan Konsumen
Informasi Obat
Informasi Keracunan
Obat Bahan Alam Indonesia
Sistem Keamanan Pangan Terpadu
Khusus : Garam Beryodium
 
  |
  POLLING



:: Foto Kegiatan ::

VISI & MISI

Visi Badan POM
Menjadi Institusi
Pengawas Obat dan
Makanan yang Inovatif,
Kredibel dan Diakui
Secara Internasional
untuk Melindungi
Masyarakat.


Misi Badan POM
1. Melakukan
Pengawasan
Pre-Market dan
Post-Market Berstandar
Internasional.

2. Menerapkan Sistem
Manajemen Mutu Secara
Konsisten.

3. Mengoptimalkan
Kemitraan dengan
Pemangku Kepentingan
di Berbagai Lini.

4. Memberdayakan
Masyarakat agar
Mampu Melindungi
Diri dari Obat dan
Makanan Yang Berisiko
Terhadap Kesehatan.

5. Membangun
Organisasi Pembelajar
(Learning Organization).

FUNGSI BADAN POM

Fungsi Badan POM
1. Pengaturan, Regulasi,
dan Standardisasi.

2. Lisensi dan
Sertifikasi Industri
di Bidang Farmasi
Berdasarkan Cara-cara
Produksi yang Baik.

3. Evaluasi Produk
Sebelum Diizinkan
Beredar.

4. Post Marketing
Vigilance Termasuk
Sampling dan
Pengujian Laboratorium,
Pemeriksaan Sarana
Produksi dan Distribusi,
Penyidikan dan
Penegakan Hukum.

5. Pre-audit dan
Pasca-audit Iklan
dan Promosi produk.

6. Riset Terhadap
Pelaksanaan Kebijakan
Pengawasan Obat
dan Makanan.

7. Komunikasi, Informasi
dan Edukasi Publik
Termasuk Peringatan
Publik.

 33 USER ONLINE
TOTAL VISITS: TAHUN 2013
 
Pencarian Data Berdasarkan
Tanggal to Kategori
BERITA AKTUAL
Jumat, 24 Agustus 2012  (Balai Besar/Balai POM > Samarinda)
Pengawasan Obat dan Makanan Oleh BBPOM Di Samarinda

Balai Besar POM di Samarinda pada tanggal 23 Agustus 2012 melakukan pengawasan Produk Obat dan Makanan, pada sebuah toko di kompleks pasar Segiri Samarinda, Ditemukan Jamu Jawa Dwipa cap “Tawon Klanceng” sebanyak 738 botol. Jamu tersebut selanjutnya dimusnakan oleh pemilik toko dengan disaksikan oleh petugas Balai Besar POM di Samarinda. Jamu Jawa Dwipa cap “Tawon Klanceng” Pegal Linu” TR 043 634 361. Produksi Putri Kinasi Banyuwangi Jawa Timur. Jamu tersebut diketahui termasuk produk Jamu Tanpa Izin Edar, adapun nomor yang tercantum pada label adalah fiktif. Berdasarkan hasil pengujian Laboratorium Balai Besar POM di Samarinda, diketahui bahwa Jamu Jawa Dwipa cap “Tawon Klanceng” mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) berupa Fenylbutazon dan Dexametazone.

Berkenaan dengan hal tersebut diatas, apabila masyarakat menemukan Jamu Jawa Dwipa cap “Tawon Klanceng” dapat melaporkan kepada Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar POM di Samarinda dengan nomor telepon (0541) 747743 atau Layanan Informasi Konsumen di Balai Besar POM di Samarinda Jl. Letjen Suprapto No 03 Samarinda.

BBPOM di Samarinda

 
  KEPALA BADAN POMSESTAMADEPUTI IDEPUTI IIDEPUTI III
 
dr. M. Hayatie Amal, MPH
Dra. A. Retno Tyas Utami,
Apt., M.Epid
Drs. T. Bahdar Johan H.,
Apt., M.Pharm.
Ir. Roy A. Sparringa,
M.App.Sc., Ph.D
Klarifikasi BPOM 
  1. Klarifikasi :
    Tidak Ada Pelatihan
    Nasional Makanan,
    Minuman dan Obat
  2. Penipuan Yang
    Mengatasnamakan
    Pejabat Badan POM
  3. Luwak White Coffee
  4. Larangan Konsumsi
    Merk Obat Tertentu
  5. Iklan Kemitraan
  6. Saus Tabasco
    dan HP
 
LAYANAN PUBLIK




  SPECIAL INTEREST












Badan POM (NA-DFC)
Jl. Percetakan Negara No.23 - Jakarta 10560 Indonesia
Telp: (021) 4244691/42883309/42883462, Fax: (021) 4263333
Email: Informasi@pom.go.id
Copyright © 2010 Badan Pengawas Obat dan Makanan - Indonesia.
All rights reserved.

Best viewed in 1024 x 768 px