Indonesia | English
  BADAN POM
Halaman Utama 
Profil 
Berita Aktual 
Siaran Pers /
Peringatan Publik
 
Peraturan
Brosur
Publikasi
  LAPORAN
  KOMODITI
  WEB UNIT
Unit Layanan Pengaduan Konsumen
Informasi Obat
Informasi Keracunan
Obat Bahan Alam Indonesia
Sistem Keamanan Pangan Terpadu
Khusus : Garam Beryodium
 
  |
  POLLING



:: Foto Kegiatan ::

VISI & MISI

Visi Badan POM
Menjadi Institusi
Pengawas Obat dan
Makanan yang Inovatif,
Kredibel dan Diakui
Secara Internasional
untuk Melindungi
Masyarakat.


Misi Badan POM
1. Melakukan
Pengawasan
Pre-Market dan
Post-Market Berstandar
Internasional.

2. Menerapkan Sistem
Manajemen Mutu Secara
Konsisten.

3. Mengoptimalkan
Kemitraan dengan
Pemangku Kepentingan
di Berbagai Lini.

4. Memberdayakan
Masyarakat agar
Mampu Melindungi
Diri dari Obat dan
Makanan Yang Berisiko
Terhadap Kesehatan.

5. Membangun
Organisasi Pembelajar
(Learning Organization).

FUNGSI BADAN POM

Fungsi Badan POM
1. Pengaturan, Regulasi,
dan Standardisasi.

2. Lisensi dan
Sertifikasi Industri
di Bidang Farmasi
Berdasarkan Cara-cara
Produksi yang Baik.

3. Evaluasi Produk
Sebelum Diizinkan
Beredar.

4. Post Marketing
Vigilance Termasuk
Sampling dan
Pengujian Laboratorium,
Pemeriksaan Sarana
Produksi dan Distribusi,
Penyidikan dan
Penegakan Hukum.

5. Pre-audit dan
Pasca-audit Iklan
dan Promosi produk.

6. Riset Terhadap
Pelaksanaan Kebijakan
Pengawasan Obat
dan Makanan.

7. Komunikasi, Informasi
dan Edukasi Publik
Termasuk Peringatan
Publik.

 40 USER ONLINE
TOTAL VISITS: TAHUN 2013
 
Pencarian Data Berdasarkan
Tanggal to Kategori
BERITA AKTUAL
Selasa, 9 Oktober 2012  (PIOM > Umum)
Asesmen Kemandirian Balai Besar/ Balai POM

Tantangan ke depan yang semakin berat menuntut Badan POM beserta seluruh kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT), yang sekarang ini disebut Balai Besar/Balai POM di 31 ibukota propinsi seluruh Indonesia, dapat secara cepat dan tanggap mengikuti perubahan lingkungan strategi pengawasan obat dan makanan. Perubahan yang begitu cepat ini harus diikuti dengan gerakan pengawasan yang lebih lincah tanpa terhalang oleh hambatan-hambatan seperti jalur birokrasi yang terlalu panjang, jumlah sumber daya yang terbatas untuk cakupan pengawasan yang begitu luas. Untuk itu, Balai Besar/Balai POM yang selama ini merupakan kantor UPT dari Badan POM, dituntut kemandiriannya dalam melaksanakan seluruh fungsinya yaitu fungsi pemeriksaan dan penyidikan, fungsi sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen, fungsi pengujian serta fungsi manajemen dan reformasi birokrasi. Untuk tujuan itu pula, diperlukan perubahan status Balai Besar/Balai POM, yang semula kantor UPT menjadi Kantor Perwakilan Badan POM di daerah.

Untuk mendukung perubahan tersebut, diperlukan data dasar/baseline kinerja Balai Besar/Balai POM diseluruh Indonesia. Oleh karena itu, pada periode bulan Oktober, seluruh tim asesor Badan POM melakukan kegiatan asesmen Kemandirian Balai Besar/ Balai POM di Seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan Peta Kinerja Balai Besar/ Balai POM di Seluruh Indonesia sebagai data baseline upaya perbaikan berkelanjutan di seluruh unit Badan POM.

Kegiatan asesmen dilakukan dalam 4 periode, yaitu periode pertama tanggal 7-10 Oktober 2012, periode kedua tanggal 14-17 Oktober 2012, periode ketiga 17-20 Oktober 2012 dan periode keempat tanggal 22-25 Oktober 2012. Periode pertama hingga berita ini diturunkan masih sedang berlangsung dan dilakukan pada kantor Balai Besar/Balai POM di Bandar Lampung, Banjarmasin, Batam, Bengkulu, Jambi, Palangkaraya, Pangkal Pinang dan Makassar. Periode kedua dilakukan pada kantor Balai Besar/Balai POM di Ambon, Denpasar, Kupang, Medan, Pontianak, Semarang dan Serang. Periode ketiga dilakukan pada kantor Balai Besar/Balai POM di Banda Aceh, Jakarta, Jayapura, Mataram, Palembang, Samarinda dan Surabaya. Periode terakhir/keempat dilakukan di Balai Besar/Balai POM di Bandung, Gorontalo, Jogjakarta, Kendari, Manado, Padang, Palu, dan Pekanbaru

Pusat Informasi Obat dan Makanan

 
  KEPALA BADAN POMSESTAMADEPUTI IDEPUTI IIDEPUTI III
 
dr. M. Hayatie Amal, MPH
Dra. A. Retno Tyas Utami,
Apt., M.Epid
Drs. T. Bahdar Johan H.,
Apt., M.Pharm.
Ir. Roy A. Sparringa,
M.App.Sc., Ph.D
Klarifikasi BPOM 
  1. Klarifikasi :
    Tidak Ada Pelatihan
    Nasional Makanan,
    Minuman dan Obat
  2. Penipuan Yang
    Mengatasnamakan
    Pejabat Badan POM
  3. Luwak White Coffee
  4. Larangan Konsumsi
    Merk Obat Tertentu
  5. Iklan Kemitraan
  6. Saus Tabasco
    dan HP
 
LAYANAN PUBLIK




  SPECIAL INTEREST












Badan POM (NA-DFC)
Jl. Percetakan Negara No.23 - Jakarta 10560 Indonesia
Telp: (021) 4244691/42883309/42883462, Fax: (021) 4263333
Email: Informasi@pom.go.id
Copyright 2010 Badan Pengawas Obat dan Makanan - Indonesia.
All rights reserved.

Best viewed in 1024 x 768 px