Indonesia | English
  BADAN POM
Halaman Utama 
Profil 
Berita Aktual 
Siaran Pers /
Peringatan Publik
 
Peraturan
Brosur
Publikasi
  LAPORAN
  KOMODITI
  WEB UNIT
Unit Layanan Pengaduan Konsumen
Informasi Obat
Informasi Keracunan
Obat Bahan Alam Indonesia
Sistem Keamanan Pangan Terpadu
Khusus : Garam Beryodium
 
  |
  POLLING



:: Foto Kegiatan ::

VISI & MISI

Visi Badan POM
Menjadi Institusi
Pengawas Obat dan
Makanan yang Inovatif,
Kredibel dan Diakui
Secara Internasional
untuk Melindungi
Masyarakat.


Misi Badan POM
1. Melakukan
Pengawasan
Pre-Market dan
Post-Market Berstandar
Internasional.

2. Menerapkan Sistem
Manajemen Mutu Secara
Konsisten.

3. Mengoptimalkan
Kemitraan dengan
Pemangku Kepentingan
di Berbagai Lini.

4. Memberdayakan
Masyarakat agar
Mampu Melindungi
Diri dari Obat dan
Makanan Yang Berisiko
Terhadap Kesehatan.

5. Membangun
Organisasi Pembelajar
(Learning Organization).

FUNGSI BADAN POM

Fungsi Badan POM
1. Pengaturan, Regulasi,
dan Standardisasi.

2. Lisensi dan
Sertifikasi Industri
di Bidang Farmasi
Berdasarkan Cara-cara
Produksi yang Baik.

3. Evaluasi Produk
Sebelum Diizinkan
Beredar.

4. Post Marketing
Vigilance Termasuk
Sampling dan
Pengujian Laboratorium,
Pemeriksaan Sarana
Produksi dan Distribusi,
Penyidikan dan
Penegakan Hukum.

5. Pre-audit dan
Pasca-audit Iklan
dan Promosi produk.

6. Riset Terhadap
Pelaksanaan Kebijakan
Pengawasan Obat
dan Makanan.

7. Komunikasi, Informasi
dan Edukasi Publik
Termasuk Peringatan
Publik.

 26 USER ONLINE
TOTAL VISITS: TAHUN 2013
 
Pencarian Data Berdasarkan
Tanggal to Kategori
BERITA AKTUAL
Jumat, 8 Maret 2013  (Balai Besar/Balai POM > Lampung)
Advokasi Implementasi Terkait IRTP (Industri Rumah Tangga Pangan)

Globalisasi memberi warna perubahan di semua bidang begitu cepat, sehingga harus segera direspon dengan langkah aktif positif, demikian juga dengan harmonisasi ASEAN dibidang pangan harus diantisipasi dan disiapkan sedini mungkin agar produk PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) kita pada saatnya nanti sudah memiliki daya saing baik di pasar dalam negeri maupun luar negeri. Arah kebijakan untuk memenuhi perubahan tersebut diantaranya sudah dibuat melalui Peraturan Kepala Badan POM RI No. HK.03.1.23.04.12.2205 tahun 2012 tentang Pedoman Pemberian SPPIRT, No. HK.03.1.23.04.12.2206 tahun 2012 tentang Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB) untuk IRT (Industri Rumah Tangga) dan No. HK.03.1.23.04.12.2207 tahun 2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Sarana Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT)

Pada tanggal 7 Maret 2013 bertempat di salah satu hotel di kota Bandar Lampung telah diselenggarakan Advokasi Implementasi Peraturan Dan Keputusan Kepala Badan POM RI Terkait IRTP (Industri Rumah Tangga Pangan) dengan jumlah peserta sebanyak 30 (tiga puluh) orang terdiri dari 14 petugas Dinas Kesehatan Kab/Kota yang ada di propinsi Lampung dan petugas dari BBPOM di Bandar Lampung. Kegiatan tersebut dibuka oleh Drs. Sumaryanta, Apt.,SSi selaku Kepala BBPOM di Bandar Lampung dan pada kesempatan tersebut beliau memberi arahan serta harapan kepada para peserta terutama para stake holder mitra kerja, bahwa tidaklah mudah untuk membawa atau menjadikan Produsen IRTP dapat memenuhi atau taat GMP (Good Manufactur Practice), sehingga diperlukan komitmen dan upaya sungguh-sungguh dari semua petugas dilapangan untuk men-sosialisasikan, membina sarana PIRT melalui implementasi Peraturan Kepala Badan POM RI. Agar efektif, demikian beliau menambahkan, maka upaya dilakukan secara bersama melalui kerjasama lintas sector atau lintas program sehingga dalam waktu singkat keberhasilan itu dapat terlihat dengan nyata dan BBPOM di Bandar Lampung siap untuk membantu mitra kerja Dinkes Kab/Kota dalam memajukan IRTP di masing-masing Kabupaten/Kota.

Adapun materi disampaikan oleh nara sumber dari BBPOM di Bandar Lampung tentang Hasil Pengawasan Produk IRTP di Masing-masing Kab/kota. Nara sumber dari Badan POM RI memberi beberapa materi tentang: Cara Pemeriksaan Sarana Produksi PIRT, Pedoman Pemberian SPP-IRT, Tata Cara Pemeriksaan Sarana Produksi PIRT. Selain materi pokok, juga disisipkan materi yang cukup penting bagi para petugas yaitu Peraturan Kepala Badan POM RI tentang Pemberlakuan Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI) Bidang Keamanan Pangan dan materi tentang Pelaksanaan E-Learning Untuk Tenaga PKP dan DFI.

Pada setiap sesi materi diberi kesempatan tanya jawab, sharing dan diskusi sehingga pemahaman dan pendalaman materi yang dipaparkan dapat tersampaikan dengan baik, semoga Industri Rumah Tangga Pangan kita selangkah lebih maju lagi.

BBPOM di Bandar Lampung

 
  KEPALA BADAN POMSESTAMADEPUTI IDEPUTI IIDEPUTI III
 
dr. M. Hayatie Amal, MPH
Dra. A. Retno Tyas Utami,
Apt., M.Epid
Drs. T. Bahdar Johan H.,
Apt., M.Pharm.
Ir. Roy A. Sparringa,
M.App.Sc., Ph.D
Klarifikasi BPOM 
  1. Klarifikasi :
    Tidak Ada Pelatihan
    Nasional Makanan,
    Minuman dan Obat
  2. Penipuan Yang
    Mengatasnamakan
    Pejabat Badan POM
  3. Luwak White Coffee
  4. Larangan Konsumsi
    Merk Obat Tertentu
  5. Iklan Kemitraan
  6. Saus Tabasco
    dan HP
 
LAYANAN PUBLIK




  SPECIAL INTEREST












Badan POM (NA-DFC)
Jl. Percetakan Negara No.23 - Jakarta 10560 Indonesia
Telp: (021) 4244691/42883309/42883462, Fax: (021) 4263333
Email: Informasi@pom.go.id
Copyright 2010 Badan Pengawas Obat dan Makanan - Indonesia.
All rights reserved.

Best viewed in 1024 x 768 px