Indonesia | English
  BADAN POM
Halaman Utama 
Profil 
Berita Aktual 
Siaran Pers /
Peringatan Publik
 
Peraturan
Brosur
Publikasi
  LAPORAN
  KOMODITI
  WEB UNIT
Unit Layanan Pengaduan Konsumen
Informasi Obat
Informasi Keracunan
Obat Bahan Alam Indonesia
Sistem Keamanan Pangan Terpadu
Khusus : Garam Beryodium
 
  |
  POLLING



:: Foto Kegiatan ::

VISI & MISI

Visi Badan POM
Menjadi Institusi
Pengawas Obat dan
Makanan yang Inovatif,
Kredibel dan Diakui
Secara Internasional
untuk Melindungi
Masyarakat.


Misi Badan POM
1. Melakukan
Pengawasan
Pre-Market dan
Post-Market Berstandar
Internasional.

2. Menerapkan Sistem
Manajemen Mutu Secara
Konsisten.

3. Mengoptimalkan
Kemitraan dengan
Pemangku Kepentingan
di Berbagai Lini.

4. Memberdayakan
Masyarakat agar
Mampu Melindungi
Diri dari Obat dan
Makanan Yang Berisiko
Terhadap Kesehatan.

5. Membangun
Organisasi Pembelajar
(Learning Organization).

FUNGSI BADAN POM

Fungsi Badan POM
1. Pengaturan, Regulasi,
dan Standardisasi.

2. Lisensi dan
Sertifikasi Industri
di Bidang Farmasi
Berdasarkan Cara-cara
Produksi yang Baik.

3. Evaluasi Produk
Sebelum Diizinkan
Beredar.

4. Post Marketing
Vigilance Termasuk
Sampling dan
Pengujian Laboratorium,
Pemeriksaan Sarana
Produksi dan Distribusi,
Penyidikan dan
Penegakan Hukum.

5. Pre-audit dan
Pasca-audit Iklan
dan Promosi produk.

6. Riset Terhadap
Pelaksanaan Kebijakan
Pengawasan Obat
dan Makanan.

7. Komunikasi, Informasi
dan Edukasi Publik
Termasuk Peringatan
Publik.

 13 USER ONLINE
TOTAL VISITS: TAHUN 2013
 
Pencarian Data Berdasarkan
Tanggal to Kategori
BERITA AKTUAL
Kamis, 28 Maret 2013  (Hukmas > Umum)
Cara Cerdas Menggunakan Obat

Itulah tema yang diusung pada kegiatan penyebaran informasi dalam format talkshow "Badan POM sahabat Ibu" yang diadakan oleh pengurus Dharma Wanita Persatuan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, di Ruang Auditorium B, Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, 28 Maret 2013. Kepala Pusat Informasi Obat dan Makanan, Dra. Reri Indriani, Apt., M.Si, hadir sebagai nara sumber dari Badan POM RI. Kegiatan tersebut diikuti oleh lebih dari 90 orang ibu-ibu anggota Dharma Wanita Direktorat Jenderal Bea dan Cukai wilayah Jakarta dan Jawa Barat, yang dipimpin oleh Ibu Agung Kuswandono sebagai Ketua.

“Sebagai ibu, kita harus cerdas. Untuk itu kita harus selalu meningkatkan wawasan dan edukasi, termasuk tentang Obat dan Makanan. Untuk itulah maka kita mengundang nara sumber dari Badan POM untuk berbagi pengetahuan tentang Obat dan Makanan, khususnya terkait cara memilih dan menggunakan obat”. Demikian disampaikan Ibu Agung Kuswandono dalam pembukaan kegiatan talkshow tersebut. Sakit kepala? migrain? stress? Apa yang harus dilakukan? swa-medikasi? pergi ke dokter? Obat apa yang benar? Dimana tempat membeli obat yang benar? Apa yang perlu diperhatikan saat membeli obat bebas? dll. Itu semua dibahas pada saat talkshow “Badan POM Sahabat Ibu”. Masyarakat, khususnya para Ibu, harus memiliki pengetahuan yang cukup, agar mampu melindungi diri dari Obat dan Makanan yang berisiko terhadap kesehatan. Demikian disampaikan Dra. Reri Indriani, Apt., M.Si.

Hal yang paling mudah dilakukan adalah dengan membaca label kemasan obat, pastikan produk yang akan digunakan telah teregistrasi di Badan POM, imbuhnya. "Jangan beli obat asal, jangan asal beli obat. Jadilah konsumen yang cerdas dan waspada iklan obat agar tubuh selamat”, demikian Kepala Pusat Informasi Obat dan Makanan tersebut mengakhiri presentasinya. Acara dilengkapi dengan penjelasan tentang cara membuka dan mencari informasi Obat dan Makanan melalui website Badan POM. Pada kesempatan yang sama, Balai Besar POM di DKI Jakarta menampilkan mobil laboratorium keliling, yang dilengkapi dengan cara uji cepat bahan berbahaya yang sering disalahgunakan dalam pangan. Balai Besar POM di DKI Jakarta juga menyuguhkan berbagai informasi Obat dan Makanan, termasuk contoh obat tradisional mengandung bahan kimia obat dan obat palsu dan/ilegal hasil pengawasan Badan POM.

Biro Hukmas

 
  KEPALA BADAN POMSESTAMADEPUTI IDEPUTI IIDEPUTI III
 
dr. M. Hayatie Amal, MPH
Dra. A. Retno Tyas Utami,
Apt., M.Epid
Drs. T. Bahdar Johan H.,
Apt., M.Pharm.
Ir. Roy A. Sparringa,
M.App.Sc., Ph.D
Klarifikasi BPOM 
  1. Klarifikasi :
    Tidak Ada Pelatihan
    Nasional Makanan,
    Minuman dan Obat
  2. Penipuan Yang
    Mengatasnamakan
    Pejabat Badan POM
  3. Luwak White Coffee
  4. Larangan Konsumsi
    Merk Obat Tertentu
  5. Iklan Kemitraan
  6. Saus Tabasco
    dan HP
 
LAYANAN PUBLIK




  SPECIAL INTEREST












Badan POM (NA-DFC)
Jl. Percetakan Negara No.23 - Jakarta 10560 Indonesia
Telp: (021) 4244691/42883309/42883462, Fax: (021) 4263333
Email: Informasi@pom.go.id
Copyright 2010 Badan Pengawas Obat dan Makanan - Indonesia.
All rights reserved.

Best viewed in 1024 x 768 px