Indonesia | English
  BADAN POM
Halaman Utama 
Profil 
Berita Aktual 
Siaran Pers /
Peringatan Publik
 
Peraturan
Brosur
Publikasi
  LAPORAN
  KOMODITI
  WEB UNIT
Unit Layanan Pengaduan Konsumen
Informasi Obat
Informasi Keracunan
Obat Bahan Alam Indonesia
Sistem Keamanan Pangan Terpadu
Khusus : Garam Beryodium
 
  |
  POLLING



:: Foto Kegiatan ::

VISI & MISI

Visi Badan POM
Menjadi Institusi
Pengawas Obat dan
Makanan yang Inovatif,
Kredibel dan Diakui
Secara Internasional
untuk Melindungi
Masyarakat.


Misi Badan POM
1. Melakukan
Pengawasan
Pre-Market dan
Post-Market Berstandar
Internasional.

2. Menerapkan Sistem
Manajemen Mutu Secara
Konsisten.

3. Mengoptimalkan
Kemitraan dengan
Pemangku Kepentingan
di Berbagai Lini.

4. Memberdayakan
Masyarakat agar
Mampu Melindungi
Diri dari Obat dan
Makanan Yang Berisiko
Terhadap Kesehatan.

5. Membangun
Organisasi Pembelajar
(Learning Organization).

FUNGSI BADAN POM

Fungsi Badan POM
1. Pengaturan, Regulasi,
dan Standardisasi.

2. Lisensi dan
Sertifikasi Industri
di Bidang Farmasi
Berdasarkan Cara-cara
Produksi yang Baik.

3. Evaluasi Produk
Sebelum Diizinkan
Beredar.

4. Post Marketing
Vigilance Termasuk
Sampling dan
Pengujian Laboratorium,
Pemeriksaan Sarana
Produksi dan Distribusi,
Penyidikan dan
Penegakan Hukum.

5. Pre-audit dan
Pasca-audit Iklan
dan Promosi produk.

6. Riset Terhadap
Pelaksanaan Kebijakan
Pengawasan Obat
dan Makanan.

7. Komunikasi, Informasi
dan Edukasi Publik
Termasuk Peringatan
Publik.

 17 USER ONLINE
TOTAL VISITS: TAHUN 2013
 
Pencarian Data Berdasarkan
Tanggal to Kategori
BERITA AKTUAL
Senin, 24 Januari 2011  (Balai Besar/Balai POM > Lampung)
Pertemuan Dengar Pendapat Komisi V DPRD Propinsi Lampung Dengan Balai Besar POM Bandar Lampung

Senin tanggal 24 Januari 2011 Kepala Balai Besar POM Bandar Lampung didampingi pejabat struKtural memenuhi undangan “Dengar Pendapat” dengan Komisi V DPRD Propinsi Lampung bertempat di Ruang Rapat Komisi V terkait issue terkini yang berkembang di Propinsi Lampung menyangkut masalah pangan seperti adanya issue daur ulang produk mie instan untuk dijual kembali; pembuatan es balok dari air yang tidak layak konsumsi tetapi digunakan dalam makanan jajanan; dan masih ditemukannya beberapa produk pangan yang sudah kadaluarsa pada saraana pengecer.

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komis V Ir. Yandri Nazir, MM dan diikuti hampir semua anggota disamping membahas masalah masalah diatas juga membahas produk lain yang terkait pengawasan Badan POM yaitu :

  1. Tentang pengawasan makanan terutama Mie Instan dan Pangan Jajanan Anak Sekolah.
  2. Obat Tradisional yang tidak terdaftar dan Obat Tradisional mengandung Bahan Kimia Obat (BKO)
  3. Kosmetika yang digunakan pada Klinik kecantikan
  4. Produk Hrebal, Kosmetika dan Suplemen Makanan Tanpa Ijin Edar (TIE).

Pada kesempatan tersebut Kepala Balai Besar POM Bandar Lampung memaparkan hasil pengawasan pangan yang dilakukan selama tahun 2010 termasuk pemakaian Mobil Laboratorium Keliling dan menjelaskan bahwa pengawasan telah dilakukan secara menyeluruh terkait pengawasan Obat dan Makanan.
Pada pertemuan yang berlangsung akrab tersebut Balai Besar POM Bandar Lampung juga menerima saran dari Komisi V DPRD Propinsi Lampung:

  1. 1.Temuan hasil pengawasan agar ditindak lanjuti secara tuntas berkoordinasi dengan instansi terkait
  2. Sosialisasi yang intens agar masyarakat mampu membentengi dirinya sendiri atau keluarga dari penggunaan Obat dan Makanan yang dapt merugikan kesehatan melalui KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi), brosur, leaflet, banner, pameran atau melalui media cetak ataupun media elektronik.

Komisi V DPRD Propinsi Lampung sedang menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Koordinasi dalam rangka pengawasan produk makanan dimana Balai Besar POM Bandar Lampung menjadi salah satu sumber acuan rencana Perda dan membentuk Sistem Keamanan Pangan Terpadu (SKPT) di Propinsi Lampung.

Balai Besar POM Lampung

 
  KEPALA BADAN POMSESTAMADEPUTI IDEPUTI IIDEPUTI III
 
dr. M. Hayatie Amal, MPH
Dra. A. Retno Tyas Utami,
Apt., M.Epid
Drs. T. Bahdar Johan H.,
Apt., M.Pharm.
Ir. Roy A. Sparringa,
M.App.Sc., Ph.D
Klarifikasi BPOM 
  1. Klarifikasi :
    Tidak Ada Pelatihan
    Nasional Makanan,
    Minuman dan Obat
  2. Penipuan Yang
    Mengatasnamakan
    Pejabat Badan POM
  3. Luwak White Coffee
  4. Larangan Konsumsi
    Merk Obat Tertentu
  5. Iklan Kemitraan
  6. Saus Tabasco
    dan HP
 
LAYANAN PUBLIK




  SPECIAL INTEREST












Badan POM (NA-DFC)
Jl. Percetakan Negara No.23 - Jakarta 10560 Indonesia
Telp: (021) 4244691/42883309/42883462, Fax: (021) 4263333
Email: Informasi@pom.go.id
Copyright © 2010 Badan Pengawas Obat dan Makanan - Indonesia.
All rights reserved.

Best viewed in 1024 x 768 px