Indonesia | English
  BADAN POM
Halaman Utama 
Profil 
Berita Aktual 
Siaran Pers /
Peringatan Publik
 
Peraturan
Brosur
Publikasi
  LAPORAN
  KOMODITI
  WEB UNIT
Unit Layanan Pengaduan Konsumen
Informasi Obat
Informasi Keracunan
Obat Bahan Alam Indonesia
Sistem Keamanan Pangan Terpadu
Khusus : Garam Beryodium
 
  |
  POLLING



:: Foto Kegiatan ::

VISI & MISI

Visi Badan POM
Menjadi Institusi
Pengawas Obat dan
Makanan yang Inovatif,
Kredibel dan Diakui
Secara Internasional
untuk Melindungi
Masyarakat.


Misi Badan POM
1. Melakukan
Pengawasan
Pre-Market dan
Post-Market Berstandar
Internasional.

2. Menerapkan Sistem
Manajemen Mutu Secara
Konsisten.

3. Mengoptimalkan
Kemitraan dengan
Pemangku Kepentingan
di Berbagai Lini.

4. Memberdayakan
Masyarakat agar
Mampu Melindungi
Diri dari Obat dan
Makanan Yang Berisiko
Terhadap Kesehatan.

5. Membangun
Organisasi Pembelajar
(Learning Organization).

FUNGSI BADAN POM

Fungsi Badan POM
1. Pengaturan, Regulasi,
dan Standardisasi.

2. Lisensi dan
Sertifikasi Industri
di Bidang Farmasi
Berdasarkan Cara-cara
Produksi yang Baik.

3. Evaluasi Produk
Sebelum Diizinkan
Beredar.

4. Post Marketing
Vigilance Termasuk
Sampling dan
Pengujian Laboratorium,
Pemeriksaan Sarana
Produksi dan Distribusi,
Penyidikan dan
Penegakan Hukum.

5. Pre-audit dan
Pasca-audit Iklan
dan Promosi produk.

6. Riset Terhadap
Pelaksanaan Kebijakan
Pengawasan Obat
dan Makanan.

7. Komunikasi, Informasi
dan Edukasi Publik
Termasuk Peringatan
Publik.

 17 USER ONLINE
TOTAL VISITS: TAHUN 2013
 
Pencarian Data Berdasarkan
Tanggal to Kategori
BERITA AKTUAL
Jumat, 12 Agustus 2011  (Balai Besar/Balai POM > Jakarta)
Sidak Pangan dan Jajanan Buka Puasa

Dalam rangka intensifikasi pengawasan pangan pada Bulan Puasa dan Hari Raya Idul Fitri 1432 H, Kamis tanggal 11 Agustus 2011, Kepala Badan POM RI Dra. Kustantinah, Apt, M.App.Sc didampingi oleh Kepala Balai Besar POM di Jakarta, dan pejabat Pusat melakukan inspeksi mendadak ke pasar swalayan di wilayah Jakarta dan salah satu pusat jajanan berbuka puasa di Jakarta dalam rangka pemantauan produk pangan yang beredar baik dalam bentuk kemasan maupun jajanan buka puasa, termasuk parsel.

Sidak diawali dari salah satu swalayan retail dan satu swalayan grosir yang sarat dengan pengunjung yang sedang berbelanja. Dari hasil uji cepat terhadap 119 sampel jajanan ditemukan 5 (lima) sampel pangan yang mengandung boraks (mie kuning basah sebanyak 1 sampel, keripik pisang kuning sebanyak 2 sampel dan kerupuk gendar sebanyak 2 sampel); 3 (tiga) sampel pangan mengandung formalin (tahu kuning besar, mie putih, mie kuning goreng); 5 (lima) sampel mengandung Rhodamin B (keripik asinan sayur (3 sampel), kolak pacar cina dan kue mangkok pink). Hasil inspeksi menunjukkan masih adanya produk pangan Tanpa Ijin Edar (TIE), tidak memenuhi ketentuan label.

Kepala Badan POM RI melakukan pemantauan secara langsung terhadap produk pangan dalam kemasan dan manakala ditemukan produk yang tidak memenuhi syarat yaitu Tanpa Ijin Edar, label yang Tidak Memenuhi Ketentuan, beliau langsung memberikan penjelasan kepada pengelola swalayan dan juga kepada wartawan. Disamping itu juga dilakukan pengambilan sampel pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya untuk langsung dilakukan uji cepat dalam mobil laboratorium keliling Balai Besar POM di Jakarta yang juga menyertai rombongan Kepala Badan POM RI.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan pada Senin 15 Agustus 2011. Kepala Balai Besar POM di Jakarta mendampingi Menteri Perdagangan melakukan sidak ke dua supermarket di wilayah Jakarta Pusat.Hasil uji cepat terhadap 36 sampel pangan jajanan, 5 sampel Tidak Memenuhi Syarat terdiri dari 4 sampel mengandung formalin yaitu manisan mangga, manisan salak, cincau; dan 1 sampel mengandung boraks yaitu keripik pisang. Ditemukan pula pangan kemasan yang kadaluarsa.

Pada kesempatan ini, Kepala Badan POM RI Dra. Kustantinah, Apt, M.App.Sc memberikan keterangan kepada wartawan media cetak dan elektronik mengenai persyaratan label, ciri-ciri, dan bahaya penggunaan bahan berbahaya tersebut bagi kesehatan.

BBPOM di Jakarta



 
  KEPALA BADAN POMSESTAMADEPUTI IDEPUTI IIDEPUTI III
 
dr. M. Hayatie Amal, MPH
Dra. A. Retno Tyas Utami,
Apt., M.Epid
Drs. T. Bahdar Johan H.,
Apt., M.Pharm.
Ir. Roy A. Sparringa,
M.App.Sc., Ph.D
Klarifikasi BPOM 
  1. Klarifikasi :
    Tidak Ada Pelatihan
    Nasional Makanan,
    Minuman dan Obat
  2. Penipuan Yang
    Mengatasnamakan
    Pejabat Badan POM
  3. Luwak White Coffee
  4. Larangan Konsumsi
    Merk Obat Tertentu
  5. Iklan Kemitraan
  6. Saus Tabasco
    dan HP
 
LAYANAN PUBLIK




  SPECIAL INTEREST












Badan POM (NA-DFC)
Jl. Percetakan Negara No.23 - Jakarta 10560 Indonesia
Telp: (021) 4244691/42883309/42883462, Fax: (021) 4263333
Email: Informasi@pom.go.id
Copyright 2010 Badan Pengawas Obat dan Makanan - Indonesia.
All rights reserved.

Best viewed in 1024 x 768 px