1. Beranda
  2. Berita Aktual
  3. Siaran Pers/Peringatan Publik
  4. Klarifikasi BPOM
  5. Pengaduan Konsumen
  6. Produk Ditarik
  7. Produk Teregistrasi
    1. Obat
    2. Obat Tradisional
    3. Suplemen Makanan
    4. Kosmetik
    5. Produk Pangan
  8. Peraturan
    1. Laporan Keuangan
    2. Laporan Tahunan
    3. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah
    4. Laporan Kinerja
    5. Laporan PNBP
    6. Laporan BMN
  9. Layanan Publik
    1. LPSE
    2. e-bpom
    3. Notifikasi Kosmetik
    4. e-Registration Obat
    5. e-Registration Obat Tradisional
    6. e-Registration Pangan Olahan
  10. PPID
    1. Obat
    2. Obat Tradisional
    3. Suplemen Makanan & Kuasi
    4. Kosmetika
  11. Rekrutmen CPNS

BADAN POM RI
Jl. Percetakan Negara No.23 - Jakarta 10560 Indonesia
Telp : (021) 4244691/42883309/42883462
Fax: (021) 4263333
Email : ulpk@pom.go.id




Bahaya Mi Instan

16 November 2015 | 14:41 WIB (Hukmas)


Penjelasan Badan POM

Terkait Isu Bahaya Mi Instan

 

Maraknya isu mengenai bahaya mi instan yang beredar melalui aplikasi pesan seperti WhatsApp, BBM, SMS maupun aplikasi lain dan media sosial seperti Facebook, Twitter, Path dan lain-lain, sehingga Badan POM memandang perlu menjelaskan kepada masyarakat beberapa hal sebagai berikut:

 

  1. Beberapa bahan kandungan mi instan yang diisukan berbahaya adalah monosodium glutamat, methyl p-hydroxybenzoate, dan asam benzoat.
  2. Monosodium glutamat (MSG) adalah penguat rasa yang memiliki Acceptable Daily Intake (ADI) not specified, artinya bila dikonsumsi setiap hari dalam jumlah wajar tidak menimbulkan bahaya terhadap kesehatan. Namun ada beberapa data yang menunjukkan bahwa beberapa orang tertentu sensitif terhadap MSG.
  3. Methyl p-hydroxybenzoate atau metil parahidroksibenzoat atau metil paraben adalah pengawet yang diizinkan digunakan dalam produk pangan dengan jumlah tertentu. Metil paraben digunakan untuk mengawetkan kecap yang merupakan bumbu pelengkap pada mi instan varian tertentu. Beberapa negara, seperti Taiwan, tidak mengatur penggunaan metil paraben dalam mi instan, walaupun dalam regulasinya diatur pengawet lain dalam produk mi instan dengan tingkat keamanan mirip dengan metil paraben, yaitu etil paraben, propil paraben, butil paraben, isopropil paraben dan isobutyl paraben dengan batas maksimum yang ditentukan 
  4. Sampai saat ini belum ada bukti ilmiah sahih, yang menyatakan bahwa baik MSG ataupun metil paraben dapat merusak usus, liver ataupun sakit maag.
  5. Terkait point-point diatas, diharapkan masyarakat tidak resah dan meragukan keamanan mi instan yang beredar di Indonesia. Konsumsilah mi instan dengan bijak.
  6. Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center HALO BPOM 1500533, SMS 081219999533, email halobpom@pom.go.id, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.

Jakarta, 16 November 2015

Biro Hukum dan Humas Badan POM RI

 

 



Beralih ke versi : Desktop

Aktifkan Javascript pada Browser Anda