30 Maret 2017

Percepat Respon untuk Perangi Hoax   |   Sosialisasi Perjanjian Kerjasama antara Badan POM - Kejaksaan Agung   |   Terobosan e-SKE dan ECD Badan POM Dukung Daya Saing Produk Indonesia   |   Implementasi Terbatas Pelaporan Elektronik Sampling dan Pengujian 13 Maret 2017   |   Penjelasan Badan POM Terkait Peredaran Permen Dot yang Diduga Mengandung Narkoba   |   Pemeliharaan Layanan Koneksi Jaringan Internet, Aplikasi Internal dan Eksternal Badan POM untuk Sementara Terhenti   |   PERKUATAN BADAN POM Untuk Pengawasan yang Lebih Baik   |   OTT BADAN POM TERHADAP PRODUSEN PANGAN ILEGAL DI TANGERANG   |   PENJELASAN BADAN POM TERKAIT PENERBITAN SURAT KETERANGAN EKSPOR (SKE) BADAN POM   |   BADAN POM MUSNAHKAN 12,67 MILIAR RUPIAH OBAT DAN MAKANAN ILEGAL   |  

HALOBPOM 1500533

@bpom_ri


Halaman utama >> In House Training Validasi dan Verifikasi Metode Uji

In House Training Validasi dan Verifikasi Metode Uji

16 Februari 2017 | 11:14 WIB (Balai Besar/Balai POM » Palangka Raya)



Untuk meningkatkan kompetensi personel pengujian dalam melaksanakan analisis pengawasan farmasi dan makanan, pada tanggal 13 s.d 14 Februari 2017 telah diselenggarakan In House Training Validasi dan Verifikasi Metode Uji dengan narasumber Dr. Agus Nurhadi, DEA dari AN Training & Consulting, Jakarta. Jumlah peserta pelatihan ini sebanyak 30 orang meliputi dari laboratorium pangan dan bahan berbahaya, laboratorium teranokoko (terapetik, narkotik, obat tradisional dan produk komplemen) dan laboratorium mikrobiologi.

Dalam sambutannya Kepala Balai POM di Palangka Raya Dra. Trikoranti Mustikawati menyampaikan bahwa seiring perkembangan isu-isu strategis kedepan dalam pengawasan obat dan makanan perlu kesiapan dan kerjasama tim baik lintas sektor eksternal maupun internal Balai POM itu sendiri, terutama bagian laboratorium dalam menjamin mutu hasil pengujian. Sedangkan narasumber Dr. Agus Nurhadi, DEA memberikan tantangan bagi laboratorium untuk melakukan efisiensi sumber daya dalam pengujian tanpa mengurangi sedikitpun jaminan mutu hasil pengujian dan standar mutu yang telah ditetapkan dalam ISO 17025:2015, yaitu dengan cara menetapkan kriteria keberterimaan/QC sampel (control chat sample) masing-masing metode uji.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan sangat interaktif, dimana peserta dapat menyampaikan pertanyaan secara langsung sehingga tidak monoton. Materi pelatihan disampaikan oleh narasumber dengan sangat aplikatif, dengan cara peserta diberikan latihan soal dan pertanyaan kasus sehingga materi relatif mudah dipahami meskipun beberapa hal masih perlu pendalaman dan persamaan persepsi kembali. Selain itu, dilakukan juga diskusi secara intensif terkait adanya beberapa temuan ketidaksesuaian dari hasil assessment KAN beberapa saat yang lalu.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan persoalan yang dihadapi oleh laboratorium dapat segera teratasi dan kegiatan pengujian semakin lancar sesuai standar. Dalam penutupannya, narasumber kembali mengingatkan agar ilmu yang telah disampaikan dapat diaplikasikan, tidak hanya dalam pekerjaan kantor tetapi juga dalam kegiatan sehari-hari sehingga bermanfaat. 

BPOM di Palangka Raya



















KLARIFIKASI BPOM

Loading..