30 Maret 2017

Percepat Respon untuk Perangi Hoax   |   Sosialisasi Perjanjian Kerjasama antara Badan POM - Kejaksaan Agung   |   Terobosan e-SKE dan ECD Badan POM Dukung Daya Saing Produk Indonesia   |   Implementasi Terbatas Pelaporan Elektronik Sampling dan Pengujian 13 Maret 2017   |   Penjelasan Badan POM Terkait Peredaran Permen Dot yang Diduga Mengandung Narkoba   |   Pemeliharaan Layanan Koneksi Jaringan Internet, Aplikasi Internal dan Eksternal Badan POM untuk Sementara Terhenti   |   PERKUATAN BADAN POM Untuk Pengawasan yang Lebih Baik   |   OTT BADAN POM TERHADAP PRODUSEN PANGAN ILEGAL DI TANGERANG   |   PENJELASAN BADAN POM TERKAIT PENERBITAN SURAT KETERANGAN EKSPOR (SKE) BADAN POM   |   BADAN POM MUSNAHKAN 12,67 MILIAR RUPIAH OBAT DAN MAKANAN ILEGAL   |  

HALOBPOM 1500533

@bpom_ri


Halaman utama >> Kepala Badan POM: UBAH "SAYA" MENJADI "KITA".

Kepala Badan POM: UBAH "SAYA" MENJADI "KITA".

17 Februari 2017 | 09:38 WIB (Hukmas)



MATARAM - Masih dalam acara kunjungan kerjanya, tepatnya setelah mencanangkan aksi  keamanan pangan jajanan anak usia dini di Kabupaten Lombok Utara, Kepala Badan POM, Penny K. Lukito mengunjungi Balai Besar POM (BBPOM) di Mataram, Kamis, (16/02). Di depan seluruh staf BBPOM di Mataram, Kepala Badan POM menekankan pentingnya meningkatkan komitmen diri dan kerja sama.

 

“Perkuat sumber daya manusia yang berintegritas dan berkomitmen, perkuat kerja sama internal, membuka diri, dan bekerja secara bersama-sama, ubah kata "SAYA" menjadi "KITA”, pesan Kepala Badan POM saat  memotivasi akan pentingnya kekompakan pegawai dalam bertugas mengawasi peredaran Obat dan Makanan di Mataram.

 

"Jadikan bekerja di Badan POM sebagai kebanggaan dengan senantiasa menjaga profesionalisme dan integritas, agar BPOM makin dipercaya", ungkapnya. Kepala Badan POM berharap agar seluruh pegawai melakukan perubahan positif untuk menghasilkan kinerja maksimal dalam melakukan tugas pengawasan Obat dan Makanan.

 

Kepala Badan POM juga berbicara mengenai mutasi dan rotasi pegawai yang dianggap perlu guna memberikan dunia dan tantangan baru, untuk mengoreksi manajemen, dan pengendalian diri. "Lakukan komunikasi dan pembinaan atasan terhadap bawahan, hingga terbangun suasana komunikasi berdasarkan rasional dan evidence based", pesannya. HM-Rahman

 

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat



















KLARIFIKASI BPOM

Loading..