28 Mei 2017

Lindungi Masyarakat Indonesia dari Pangan Ilegal dan Substandar   |   Luas Wilayah Sumatera Utara Permudah Masuknya Produk Ilegal   |   Badan POM Lakukan Perubahan dalam Pengawasan Obat dan Makanan   |   Sinergi Indonesia dan Jepang untuk Pastikan Keamanan Obat   |   SIARAN PERS Warisan Budaya Indonesia bagi Kesehatan dan Kecantikan, untuk Dunia   |   BKN Awards 2017: Badan POM Raih Penghargaan Dalam Tata Kelola Kepegawaian   |   Pengumuman Ralat Persyaratan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II)   |   Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan   |   Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) Kepala Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional Badan Pengawas Obat dan Makanan Tahun 2017   |   Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) Kepala Pusat Informasi Obat dan Makanan Badan Pengawas Obat dan Makanan Tahun 2017   |  

HALOBPOM 1500533

@bpom_ri


Halaman utama >> Peran BBPOM di Banjarmasin dalam PKP dan SPP-IRT

Peran BBPOM di Banjarmasin dalam PKP dan SPP-IRT

17 Februari 2017 | 10:41 WIB (Balai Besar/Balai POM » Banjarmasin)



Dalam rangka pelayanan, pembinaan pengawasan industri rumah tangga pangan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah melaksanakan Penyuluhan Keamanan Pangan dalam rangka Sertifikasi Produk Pangan Industri Rumah Tangga bagi UKM pangan pada tanggal 16 Februari 2017. Bekerjasama dengan BBPOM di Banjarmasin sebagai narasumber, peserta diberikan soal tes dan materi terkait keamanan pangan, bahan tambahan pangan, higiene sanitasi, label, kemasan, CPPB-IRT serta prosedur perijinan.


Selain materi, disampaikan pula pemahaman akan pentingnya praktek keamanan pangan bagi produsen dan konsumen serta prinsip mengapa pangan olahan yang dikemas dan memiliki umur simpan lebih dari 7 (tujuh) hari, wajib memperoleh ijin edar, baik di Badan POM maupun Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat.


Tidak ketinggalan juga diinformasikan, bahwa dengan terdaftarnya produk pangan secara legal, akan dapat meningkatkan daya saing, memperluas pemasaran serta menambah tingkat kepercayaan masyarakat akan suatu produk pangan. Konsumen yang cerdas tentunya akan memilih, membeli dan mengkonsumsi produk yang lebih terjamin keamanan dan mutunya, yang ‘dipercantik’ lagi dengan penggunaan kemasan yang aman bagi pangan.
"Konsumsilah pangan yang terdaftar dan tidak tercemar, agar tubuh kita tidak mudah tepar"

 

Balai Besar POM di Banjarmasin



















KLARIFIKASI BPOM

Loading..