23 Juni 2017

Pastikan Pemudik Konsumsi Pangan Aman, BPOM Edukasi di Beberapa Titik Pemberangkatan Mudik   |   PENARIKAN PRODUK MI INSTAN ASAL KOREA YANG MENGANDUNG BABI   |   Hasil Seleksi Administrasi Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) Kepala Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional Badan Pengawas Obat dan Makanan Tahun 2017   |   MEMBUMIKAN PANCASILA Sebagai Kekuatan dalam Melindungi Kesehatan Masyarakat Indonesia   |   INTENSIFIKASI PENGAWASAN PANGAN SELAMA RAMADHAN Badan POM Sidak Pangan Takjil di Kawasan Jakarta Pusat   |   HASIL SELEKSI ADMINISTRASI SELEKSI TERBUKA JABATAN STRUKTURAL PIMPINAN TINGGI PRATAMA KEPALA PUSAT INFORMASI OBAT DAN MAKANAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN TAHUN 2017   |   SONGSONG HARI TANPA TEMBAKAU SEDUNIA (HTTS) TAHUN 2017   |   Pengumuman Perpanjangan Pendaftaran Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Tahun 2017   |   Pengumuman Perpanjangan Pendaftaran Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) Kepala Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional Badan Pengawas Obat dan Makanan Tahun 2017   |   Lindungi Masyarakat Indonesia dari Pangan Ilegal dan Substandar   |  

HALOBPOM 1500533

@bpom_ri


Halaman utama >> SIARAN PERS Warisan Budaya Indonesia bagi Kesehatan dan Kecantikan, untuk Dunia

SIARAN PERS Warisan Budaya Indonesia bagi Kesehatan dan Kecantikan, untuk Dunia

12 Mei 2017 | 14:25 WIB (Hukmas)



SIARAN PERS

Warisan Budaya Indonesia bagi Kesehatan dan Kecantikan, untuk Dunia

 

 

JakartaIndonesia Natural Product Expo (INPE) 2017 merupakan ajang pameran produk bahan alam terbesar di Indonesia yang diselenggarakan pertama kali oleh Badan POM di Jakarta Convention Center (JCC), 11 – 14 Mei. INPE 2017 dilaksanakan back to back dengan Third Meeting of Medicinal Plants Focal Point of Indian Ocean Rim Association Regional Centre for Science and Technology Transfer (IORA RCSTT) yang dihadiri oleh negara-negara yang berada di kawasan Samudera Hindia.

 

INPE 2017 yang mengusung tema “Indonesian Cultural Heritage of Health and Beauty for the World ini melibatkan beberapa Kementerian/Lembaga; peneliti; akademisi; sektor bisnis di bidang obat tradisional, kosmetik, tanaman obat; dan sektor lainnya yang tertarik untuk mengembangkan dan memproduksi obat bahan alam. “Kegiatan ini akan dilaksanakan rutin setiap tahunnya sebagai rangkaian Gerakan Nasional Peduli Obat dan Pangan Aman (GNPOPA)”, jelas Kepala Badan POM, Penny K. Lukito. “Hal ini dilakukan untuk mendekatkan Badan POM kepada masyarakat sehingga masyarakat secara mandiri mampu memilih Obat dan Makanan yang aman, berkhasiat, dan bermutu”, tambah Kepala Badan POM.

 

Badan POM berupaya menciptakan iklim yang kondusif untuk mengoptimalkan pengembangan obat bahan alam mengingat potensi alam Indonesia yang besar, terutama untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebanyak 9.600 tanaman obat telah teridentifikasi, namun baru sekitar 4.410 simplisia sebagai bahan baku obat tradisional yang telah terdaftar di Badan POM. “Salah satu bentuk keberpihakan Badan POM terhadap pelaku UMKM yaitu dengan menyediakan fasilitas pasar jamu (free booth) kepada pelaku UMKM yang memiliki kendala keterbatasan finansial dan akses pasar namun memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap regulasi”, jelas Penny K. Lukito.

 

Beberapa seminar juga diselenggarakan Badan POM saat INPE bersinergi dengan Kementerian/Lembaga terkait, antara lain seminar tentang kendala eksportasi obat bahan alam, skema pembiayaan UMKM, peranan sektor perbankan, serta layanan asuransi bagi UMKM yang terkendala biaya. Selain itu disediakan fasilitas Business Matching bagi pelaku usaha yang ingin memperluas jejaring bisnisnya untuk meningkatkan peluang pasar dalam negeri dan luar negeri. Badan POM juga menyediakan layanan informasi dan konsultasi tentang obat bahan alam bagi pelaku usaha/masyarakat yang ingin mengetahui tentang pengembangan obat bahan alam berdasarkan data empiris maupun data ilmiah.

 

Untuk meningkatkan edukasi masyarakat tentang Obat dan Makanan, Badan POM mengadakan talkshow kepada komunitas dari wilayah Jabodetabek tentang “Peduli Obat dan Makanan Aman dengan Cek KLIK”. Edukasi juga dilakukan kepada pelajar Sekolah Dasar untuk mengenal dan mencintai jamu, yang dikemas dalam permainan interaktif dengan berbagai hadiah menarik. “Kami berharap, melalui INPE ini, Badan POM dapat menghadirkan warisan budaya Indonesia untuk kesehatan dan kecantikan bagi dunia”, tutup Kepala Badan POM.

 

 

 

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

Contact Center HALO BPOM di nomor telepon 1-500-533, SMS 0-8121-9999-533, email halobpom@pom.go.id, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.

KLARIFIKASI BPOM

Loading..