Profil

Profil Kepala Badan POM

Lahir di Jakarta pada tanggal 9 November 1963, Dr. Ir. Penny K. Lukito, MCP resmi menjabat sebagai Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan sejak 20 Juli 2016. Beliau merupakan Kepala Badan POM pertama yang dilantik langsung oleh Presiden Republik Indonesia di Istana Negara. Sebelumnya, beliau merupakan Aparatur Sipil Negara Perencana Utama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional / BAPPENAS Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Millenium Development Goals (MDGs), pada periode 2013-2016. Selain itu, selama perjalanan karirnya, beliau juga pernah menjabat diantaranya menjadi Kepala Bagian Penataan Ruang pada tahun 2000-2001 di Direktorat Penataan Ruang, Pertahanan, dan Lingkungan Hidup, Deputi Bidang Regional dan Otonomi Daerah BAPPENAS kemudian menjadi Kepala Sub Direktorat Lingkungan Hidup periode 2001-2002. Sesuai kebutuhan organisasi, beliau juga menjabat sebagai Direktur Perkotaan dan Perdesaan pada tahun 2002-2005 padaDeputi Bidang Regional dan Otonomi Daerah BAPPENAS, menjadi Inspektur Bidang Kinerja Kelembagaan pada 2005-2007 pada Inspektorat Utama BAPPENAS, menjadi Direktur Lingkungan Hidup pada tahun 2007-2008 di Deputi Bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, BAPPENAS, serta menjabat sebagai Direktur Sistem dan Pelaporan Evaluasi Kinerja Pembangunan Deputi Evaluasi Kinerja Pembangunan, BAPPENAS pada tahun 2008-2011.

Setelah memperoleh gelar Insinyur Teknik Lingkungan, beliau mengambil pendidikan lanjutan dan mendapatkan gelar Master in City Planning (MCP) dari Massachusetts Institute of Techonology (MIT), Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat. Setelah itu, beliau mendapatkan gelar doktoral dengan Major bidang Teknik Lingkungan, dan Minor di Urban and Regional Planning, University of Wisconsin-Madison.

Beberapa artikel yang beliau hasilkan berjudul “Harapan Baru Untuk Reformasi Birokrasi" pernah dimuat di Koran Tempo dan artikel lain berjudul “Leadership Key to Indonesian Bureaucratic Reform" dimuat pada harian Jakarta Post, keduanya terbit pada Februari tahun 2012. Selain itu, pada tahun 2013 beliau juga menghasilkan Policy Paper berjudul “Kebijakan Subsidi Untuk Pelayanan Air Minum yang Berkeadilan bagi Masyarakat Miskin Perkotaan" serta menulis buku dengan judul “Membumikan Transparansi dan Akuntabilitas Kinerja Sektor Publik: Tantangan Berdemokrasi ke Depan" yang diterbitkan oleh PT Gramedia pada tahun 2013.

Merupakan seorang Ibu dari 4 (empat) orang anak, Ibu Penny telah mengikuti Advanced Training tentang Kajian Kebijakan Publik (Bridging Research to Policy) di Queensland University, Brisbane-Australia pada tahun 2013. Beliau juga dipercaya menjadi Narasumber dan Delegasi RI pada rangkaian Global Dialog for Ministries and Agency for International Development Cooperation terkait South-South Cooperation bersama Negara-negara di kawasan Asia dan Amerika Latin pada tahun 2013-2014.

Atas pengabdian beliau, negara telah memberikan penghargaan SATYA LENCANA WIRAKARYA berdasarkan Kepres No. 043/TK/2006 tahun 2006 dan penghargaan SATYA LENCANA KARYA XX TAHUN dari Presiden RI pada tahun 2011 setelah mengabdi 20 tahun sebagai perencana di BAPPENAS.