Berita Aktual

Sekjen OKI dukung Peran BPOM dalam Dorong Kerja Sama di Bidang Obat dan Makanan dengan Negara- Negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)

18 November 2017 12:00 WIB Dilihat 367 Kali Hukmas

Sekjen OKI dukung Peran BPOM dalam Dorong Kerja Sama di Bidang Obat dan Makanan

dengan Negara- Negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)

 

Hal tersebut diungkapkan pada kesempatan Courtesy Call Kepala Badan POM RI, Dr. Penny K. Lukito, MCP kepada Sekjen OKI, H.E. Dr. Yousef bin Ahmad Al-Othaimeen pada tanggal 14 November 2017 di Markas Besar OKI di Jeddah.

Pada kesempatan dimaksud, Kepala Badan POM RI didampingi oleh Konsul Jenderal RI di Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya, Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri dan Tim Delegasi Badan POM RI.

Pertemuan telah mendiskusikan berbagai hal penting dan strategis terkait potensi  kerja sama ke depan antara Badan POM dengan Sekretariat OKI.

Dalam dialog, Kepala Badan POM RI menyampaikan komitmen Badan POM untuk membantu negara-negara OKI dalam hal mencukupi ketersediaan produksi vaksin (self-reliance) termasuk melalui pemberian capacity building dan bantuan teknis.

Kedua pihak menggaris bawahi pentingnya isu obat dan makanan bagi negara - negara anggota OKI. Dalam hal ini, Sekjen OKI menginformasikan bahwa di dalam OKI sendiri, telah berlangsung berbagai aktivitas di bidang obat dan makanan terutama di bidang standardisasi dan food security.

Sekjen OKI juga menyambut baik tawaran kerja sama Badan POM di bidang obat dan makanan karena kedua hal tersebut merupakan dua isu penting dan juga menjadi prioritas OKI. Indonesia memilki peran kepemimpinan yang penting untuk mendorong terbentuknya kerja sama di bidang obat untuk kepentingan rakyat negara-negara OKI.

Dalam kaitan vaksin, Kepala Badan POM menggaris bawahi peran penting Indonesia melalui Biofarma yang telah mengekspor vaksin ke 132 negara.

Kedua belah pihak sepakat untuk membahas lebih lanjut berbagai langkah tindak lanjut yang konkrit, termasuk melalui penyelenggaraan suatu forum pertemuan internasional antara para pimpinan National Regulatory Agencies (NRA) negara OKI untuk membahas kemudahan akses dan ketersediaan obat-obatan yang terjangkau (affordable medicine) termasuk vaksin bagi negara OKI yang membutuhkan.

Salah satu proyek yang telah dilakukan adalah penyelenggaraan workshop mengenai Vaccine Management pada 15 – 18 November 2016 di Indonesia, dimana Badan POM membagi keahliannya di bidang regulasi dan pengawasan vaksin kepada regulator dan industri vaksin negara anggota OKI.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan POM juga telah menyampaikan kesediaan Badan POM untuk membantu Palestina di bidang obat dan makanan termasuk vaksin melalui pemberian capacity building.

Kunjungan pertama kali Kepala Badan POM RI ke Sekretariat OKI memiliki arti penting mengingat Indonesia adalah negara yang telah memainkan peran aktif dan konstruktif dalam membahas berbagai isu di forum OKI. Untuk itu, kerja sama di bidang obat dan makanan yang akan dilakukan Badan POM dengan Sekretariat OKI diharapkan dapat semakin memperkuat credential indonesia di forum tersebut.

 

Biro Kerjasama Luar Negeri