Berita Aktual

Pastikan Keamanan Pangan di Seluruh Rantai Pangan

8 Februari 2018 17:05 WIB Dilihat 749 Kali Hukmas

Jakarta – “Sebagai negara agraris, sektor industri pangan di Indonesia merupakan industri utama/backbone industry dalam pembangunan nasional. Terkait pemberian izin edar, BPOM melakukan evaluasi terhadap pemenuhan cara produksi pangan olahan yang baik meliputi evaluasi bahan baku, sarana dan prasarana, proses, peralatan, dan personil yang melakukan kegiatan”. Demikian disampaikan Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito saat memberikan keynote speech pada seminar Italian Halal Food To Indonesia: Requirements And Regulations, Kamis (08/02).

 

Penyelenggaraan seminar yang dihadiri oleh sekitar 70 orang peserta dari pelaku industri pangan ini merupakan salah satu upaya kondusif untuk penyediaan, peredaran, perdagangan produk pangan halal di Indonesia, serta peningkatan daya saing produk pangan halal Indonesia.

 

Indonesia merupakan negara dengan penduduk mayoritas muslim. Dalam Peraturan Pemerintah No. 69 tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan, disebutkan pernyataan tentang halal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari label pangan. Oleh karena itu, jika industri pangan ingin mencantumkan tulisan halal pada label pangan, maka harus menyampaikan persetujuan halal yang diterbitkan oleh lembaga yang berkompeten kepada BPOM.

 

“Kebijakan dalam Ease on Doing Bussiness telah ditetapkan oleh BPOM diantaranya melalui percepatan proses registrasi, fasilitasi usaha menengah, kecil dan mikro (UMKM), serta fasilitasi terkait ekspor dan impor”, ujar Kepala BPOM.

 

Kepala BPOM mengajak pelaku usaha yang bergerak di rantai produksi, rantai distribusi dan rantai ritel, termasuk pelaku usaha e-commerce untuk bersama-sama bersinergi memperhatikan, menerapkan, menjalankan, dan melaksanakan kewajiban pengawalan keamanan pangan di Indonesia. HM-Rahman

 

 

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat