Berita Aktual

Pemantapan Koordinasi Pengawasan Obat di Sarana Distribusi Obat

14 Februari 2018 11:55 WIB Dilihat 449 Kali Balai Besar/Balai POM » Jakarta

Badan POM senantiasa melakukan upaya untuk memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat dengan melakukan berbagai pembenahan. Dalam rangka percepatan proses perizinan PBF dan penyampaian CAPA, pada tanggal 13 Februari 2018 Balai Besar POM di Jakarta menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) terkait perizinan dan penyusunan CAPA hasil pemeriksaan pre & post market di Jakarta Pusat yang diikuti oleh 26 Apoteker Penanggungjawab PBF.

Acara dibuka oleh Kepala Balai Besar POM di Jakarta, Dra. Dewi Prawitasari, Apt., M.Kes., beliau memberikan materi tentang Profil Pengawasan Obat di Sarana Distribusi, disampaikan juga bahwa PBF dalam penyelenggaraan kegiatannya harus menerapkan CDOB sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 34 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan No. 1148 Tahun 2011 tentang Pedagang Besar Farmasi. Pada kegiatan ini disampaikan materi tentang Peningkatan Kualitas Pelayanan Perizinan PBF Melalui Kebijakan Tata Laksana Terintegrasi (e-licensing PBF) oleh Kepala Sub Direktorat Obat dan Pangan Kementrian Kesehatan, Drs. Riza Sultoni, Apt., MM.  dan dilakukan simulasi perizinan PBF melalui e-lic.binfar.kemkes.pom.go.id., oleh Administrator Kementrian Kesehatan, Eduward Gunawan.

Materi terakhir tentang percepatan penyampaian CAPA diberikan oleh Kepala Seksi Pemeriksaan Balai Besar POM di Jakarta, Wydia Savitri, S.Si., Apt., MKM. Dengan diselenggarakannya acara ini diharapkan pihak PBF akan semakin memahami pentingnya pelaksanaan CDOB dan akan semakin mudah dalam proses perizinan dan penyampaian CAPA.

Balai Besar POM di Jakarta