Berita Aktual

GAP ASSESSMENT GERAKAN KEAMANAN PANGAN DESA KABUPATEN ROKAN HULU

15 Mei 2018 12:18 WIB Dilihat 33 Kali Balai Besar/Balai POM » Pekanbaru

PASIR PANGARAIAN, Untuk mengetahui gambaran situasi dan kondisi keamanan pangan desa serta mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan prilaku masyarakat desa seperti Ibu rumah tangga, Karang Taruna, Pengelola Kantin Sekolah, Usaha pangan di desa (Ritel, IRTP dan PKL), tentang keamanan pangan sebelum dilakukan intervensi program Keamanan Pangan, Balai Besar POM di Pekanbaru bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu menyelenggarakan kegiatan Gap Assessment Keamanan Pangan Desa di 3 (tiga) Desa target di Kabupaten Rokan hulu, yakni Desa Bangun Jaya, Desa Rambah Jaya dan Desa Bukit Intan Makmur pada tanggal 6-9 Mei 2018.

 

Pada kegiatan ini dilakukan pengambilan data terhadap responden komunitas, menggunakan kuesioner tentang pengetahuan dan sikap terkait keamanan pangan yang dibantu oleh Fasilitator Keamanan Pangan Desa. Beberapa kelompok responden juga dilakukan observasi ke sarana pengolahan pangan untuk menilai perilaku/praktek keamanan pangannya seperti dapur rumah tangga, kantin sekolah, warung, sarana PKL dan sarana pengolahan makanan IRTP.

 

Disamping itu, sebagai bentuk intensifikasi pengawasan keamanan pangan di desa, dilakukan pengujian sampel produk pangan yang dihasilkan dan/ beredar di 3 (tiga) desa tersebut terhadap parameter bahan kimia berbahaya, yaitu Boraks, Formalin, Rodhamin B dan Methanil Yellow melalui operasional mobil laboratorium keliling. Dari 116 (seratus enam belas) sampel yang diuji, 10 (sepuluh) sampel tidak memenuhi syarat karena mengandung Boraks yakni kerupuk, mie basah dan bakso. Terhadap temuan ini Balai Besar POM di Pekanbaru bersama Dinas Kesehatan Kab. Rokan Hulu, Perangkat Desa dan Kader Keamanan Pangan Desa akan melaksanakan pembinaan terhadap pelaku usaha tersebut sebagai bentuk intervensi Program Gerakan Keamanan Pangan Desa di Kabupaten Rokan Hulu.