Jakarta - Senin (27/5), Badan POM menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) terkait monitoring dan evaluasi program Gerakan Masyarakat Sadar Pangan Aman (Germas Sapa) di Hotel Lumire Jakarta. Program yang merupakan upaya gotong royong Pemerintah melalui Kementerian/Lembaga dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat ini, dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari pemerintah, asosiasi pelaku usaha, serta organisasi kemasyarakatan.
Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha (PMPU) Badan POM, Dewi Prawitasari menjelaskan bahwa program ini menjadi tanggung jawab multi sektor, tidak hanya pemerintah melainkan juga semua unsur termasuk masyarakat sendiri.
“Pertemuan pagi hari ini diselenggarakan dalam rangka mensinergiskan program-program terkait keamanan pangan,” terang Dewi dalam sambutannya. “Ini tanggung jawab kita Bersama. Kita harus bersinergi agar pelaksanaan program Germas Sapa berjalan secara komprehensif dan masyarakat merasakan manfaatnya,” lanjutnya.
Asisten Deputi Ketahanan Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak dan Kesehatan Lingkungan, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Meida Octarina dalam paparan sambutannya mengapresiasi komitmen Badan POM dalam program Germas Sapa sebagai bukti nyata setelah pencanangan oleh Ibu Menko PMK pada tahun 2017 lalu.
“Keberhasilan dari Germas Sapa, selain dilakukan gotong royong oleh Kementerian/Lembaga melalui kampanye yang telah dilaksanakan, juga memerlukan inisiatif dari masyarakat untuk menyukseskan gerakan ini,” ujar Meida Octarina.
Pelaksanaan program Germas Sapa ini perlu dilakukan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, selain mensinergiskan program, pihak-pihak berkepentingan juga perlu melakukan monitoring dan evaluasi sehingga dapat memperoleh hasil yang optimal. Terkait hal tersebut, FGD ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk berkoordinasi dan berdiskusi terkait kemajuan maupun kendala pada pelaksanaan program Germas Sapa. (HM-Hasibuan)
Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan
