Profil

Profil Sekretaris Utama BPOM

Sekretaris Utama Badan POM

Dra. Rita Mahyona, Apt, M.Si

Lahir di Indarung, Sumatera Barat pada tanggal 23 Mei 1965, Dra. Rita Mahyona, Apt, M.Si resmi menjabat sebagai Sekretaris Utama BPOM pada tanggal 21 September 2022, setelah sebelumnya bertugas sebagai Kepala Biro Umum (Februari 2021 s.d. September 2022) dan sebagai Kepala Biro Umum dan Sumber Daya Manusia (Februari 2018 s.d. Januari 2021).

Ibu dari 4 (empat) orang anak ini menempuh pendidikan S1 Farmasi dan pedidikan Profesi Apoteker di Universitas Andalas pada tahun 1990. Beliau melanjutkan pendidikannya di program pasca sarjana dan memperoleh gelar Magister Sains dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2006. Berbagai pendidikan dan pelatihan baik manajerial, teknis maupun fungsional pernah diikuti.

Dalam perjalanan karirnya, beliau sangat concern dalam upaya tata kelola sumber daya manusia, salah satunya diimplementasikan melalui inisiasi pembangunan Grand Design Sistem Merit BPOM menuju SMART ASN 2045 yang membawa BPOM menjadi salah satu instansi pemerintah percontohan dalam penerapan manajemen talenta ASN dan mencapai sistem merit Level IV dengan kategori “Sangat Baik” pada tahun 2020.

Selain itu, beliau juga berfokus pada perkuatan infrastruktur dan tata kelola sarana prasarana kantor dalam rangka peningkatan pelayanan publik dan engagement pegawai melalui penataan kantor hijau berbingkai budaya di kawasan kantor BPOM Pusat.

Dalam hal peningkatan tata kelola pengadaan barang/jasa pemerintah, beliau memimpin BPOM dalam pemenuhan tingkat kematangan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) level 3 (proaktif), yang dipersiapkan untuk menjadi center of excellence di bidang pengadaan barang/jasa. Beliau juga mengawal penerapan katalog sektoral dalam rangka percepatan proses pengadaan barang/jasa serta mendukung peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

Pada tahun 2019 s.d. 2021, beliau berhasil membawa BPOM sebagai salah satu instansi terbaik tingkat Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK) dengan kategori “Sangat Memuaskan” atas Nilai Hasil Pengawasan Kearsipan oleh Arsip Nasional RI.

Atas pengabdian beliau, negara telah memberikan penghargaan Satya Lencana Karya Satya XX (Perak) tahun 2020 dari Presiden Republik Indonesia.