Berita Aktual

Sidak Pasar Pramuka, Badan POM dan POLRI Tutup 7 Kios Obat

8 September 2016 09:45 WIB Dilihat 7050 Kali Hukmas

JAKARTA – Badan POM bersama POLRI, Dinkes Provinsi DKI Jakarta, dan PD. Pasar Jaya lakukan sidak di kawasan Pasar Pramuka, Rabu, (7/9). Dari hasil sidak tersebut, 7 (tujuh) kios/toko obat disegel karena ditemukan barang bukti obat kedaluwarsa, obat keras, dan obat tanpa penandaan/ilegal.

 

Kepada media, Kepala Balai Besar POM (BBPOM) di Jakarta, Dewi Prawitasari memberikan penjelasan bahwa Badan POM kembangkan sistem pengawasan 3 lapis. Pengawasan tidak semata- mata dilakukan pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab produsen dan masyarakat. Pelaku usaha harus bertanggung jawab terhadap barang yang mereka jual. Pengawasan Pemerintah dalam hal ini adalah Badan POM bekerja sama dengan POLRI, Pemda, Dinkes, dan PD. Pasar Jaya. Pengawasan masyarakat bisa dilakukan dengan melakukan pengaduan/ memberikan laporan ke Badan POM untuk dapat ditindak lanjuti.        

 

Badan POM mengimbau kepada para pelaku usaha agar tidak memproduksi dan/atau mengedarkan Obat dan Makanan ilegal termasuk palsu maupun tanpa izin edar. Badan POM juga mengimbau masyarakat agar menjadi konsumen cerdas dengan selalu membeli obat di sarana resmi. Jika mencurigai adanya praktik produksi dan peredaran Obat dan Makanan ilegal, laporkan ke Contact Center Badan POM di nomor telepon 1500533. HM-Rahman

 

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat