Berita Aktual

Pemetaan Kasus Keracunan dan Surveilan KLB-KP

13 September 2016 09:25 WIB Dilihat 3415 Kali Balai Besar/Balai POM » Samarinda

Kegiatan Pemetaan Kasus Keracunan ini secara umum bertujuan untuk mendapatkan gambaran secara epidemiologis kasus keracunan dan KLB keracunan pangan yang terjadi di Indonesia. Kegiatan Pemetaan Kasus Keracunan dan Surveilan KLB-KP ini dilaksanakan di Aula Pertemuan Balai Besar POM di Samarinda pada Tanggal 8 -9 Sepetember 2016 ,pada hari pertama di hadiri oleh peserta dari bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen Balai Besar POM di Samarinda, sedangkan hari kedua mengundang perwakilan Rumah Sakit  di Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan Utara, dengan  dihadiri jumlah   22 orang  peserta..

 

Kegiatan Pemetaan Kasus Keracuanan dan Surveilan KLB dibuka secara resmi oleh Plh, Kepala Balai Besar POM di Samarinda yang diwakili oleh Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen   Dra, Romlah, Apt ,  bertindak selaku narasumber  dari Pusat Informasi Obat Makanan ( PIOM ) Badan POM RI ,Dra Murti Hadiyani  dan Mella Minanggi, SKM .

Pemetaan Kasus Keracunan di Indonesia tahun 2010 -2015  dan Bimbingan Teknis Aplikasi Spimker  KLB  KP ter Integrasi dengan Rumah Sakit, aplikasi ini sebagai penunjang pelaporan kasus keracunan di Rumah Sakit msing – masing yang terintegrasi dengan Badan POM R I .

 

dalam penyampaian materi  juga di sosialisasikan cara menginput data pada Aplikasi Spimker, Aplikasi ini sebagai penunjang pelaporan kasus keracunan di daerah masing masing .

 

Dengan diadakannya Bimtek Pemetaan Kasus Keracunan dan Surveilan KLB Keamanan Pangan, diharapkan mendapatkan gambaran kasus dan penyebab keracunan di Indonesia khususnya  wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara  tahun  2016 .

 

Balai Besar POM di Samarinda