Berita Aktual

PELUNCURAN PROSIDING WNPG XI BIDANG 3, Prioritaskan Keamanan dan Akses Pangan untuk Generasi Penerus Berkualitas

16 Oktober 2018 17:08 WIB Dilihat 793 Kali Humas & DSP

Jakarta – Stunting merupakan manifestasi dari malnutrisi atau gizi buruk sebagai akibat dari kebutuhan pangan yang tidak tercukupi pada anak-anak. Stunting ditandai dengan gangguan pertumbuhan anak sehingga memiliki tinggi badan lebih rendah dari standar usianya. Kondisi ini dapat berdampak pada pertumbuhan fisik yang tidak optimal dan juga berisiko menimbulkan gangguan kesehatan dan perkembangan kecerdasan anak-anak yang akan menjadi generasi penerus bangsa. Karena itu, saat ini keamanan pangan dan akses pangan yang bernutrisi dan berkualitas menjadi prioritas dari World Health Organization (WHO) dan menjadi fokus tema dari Hari Pangan Sedunia Tahun 2018, yaitu Our Actions are Our Future, a Zero Hunger World by 2030 is possible.

 

Bertepatan dengan Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada tanggal 16 Oktober 2018, BPOM menyelenggarakan acara peringatan Hari Pangan Sedunia 2018 dengan tema Penjaminan Keamanan dan Mutu Pangan untuk Pencegahan Stunting di Jakarta. Acara yang dibuka secara langsung oleh Kepala BPOM, Penny K. Lukito, dihadiri juga oleh Sekretaris Utama BPOM RI, Elin Herlina; Plt. Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, Tetty H. Sihombing; serta pimpinan unit kerja di lingkungan BPOM pusat.

 

Dalam sambutannya, Kepala BPOM memberikan apresiasi atas kehadiran para tamu undangan di acara tersebut sebagai bentuk komitmen dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan. “Setiap orang berhak untuk hidup yang memadai atas kesehatan dan kesejahteraan dirinya, termasuk hak atas pangan. Ini adalah target pembangunan global kita,” tegas Penny K. Lukito.

 

“WHO menargetkan penurunan prevalensi stunting sebesar 40% pada tahun 2025. Termasuk untuk kita di Indonesia. Tentunya untuk mencapai angka tersebut perlu strategi penanganan yang holistik dan intervensi yang tepat. Kuncinya adalah melalui strategi pemberdayaan dan edukasi kepada masyarakat serta peran multisektor melalui fungsinya masing-masing, termasuk peran perguruan tinggi, pelaku usaha, dan media. BPOM harus berada di depan terlibat dalam mengantisipasi masalah ini.” tambah Penny K. Lukito lagi.

 

Hari ini juga dilakukan peluncuran Buku Prosiding Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) XI Bidang 3 “Peningkatan Penjaminan Keamanan dan Mutu Pangan untuk Pencegahan Stunting dan Peningkatan Mutu SDM Bangsa dalam Rangka Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan’. Prosiding tersebut berisi rumusan rekomendasi WNPG Bidang 3 yang sebelumnya telah dirumuskan bersama oleh Tim Perumus pada beberapa kali pertemuan.

 

Peluncuran Buku Prosiding dilakukan secara simbolis dengan penekanan bel oleh Kepala BPOM, didampingi oleh Plt. Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan; Vice President Codex sekaligus Tim Perumus WNPG XI Bidang 3, Purwiyatno Hariyadi; Asisten Deputi Ketahanan Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak dan Kesehatan Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Meida Octarina; perwakilan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Standardisasi Nasional (BSN), dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

 

Selanjutnya dilakukan penyerahan Buku Prosiding oleh Kepala BPOM kepada perwakilan Kementerian/Lembaga, antara lain BSN, LIPI, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI).

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan Talkshow bertema “Penjaminan Keamanan dan Mutu Pangan untuk Pencegahan Stunting dalam Rangka Memperingati Hari Pangan Sedunia“ dengan narasumber Purwiyatno Hariyadi dan Meida Octarina dan dipandu oleh Tetty H. Sihombing.

 

“Kita sepakat bahwa stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga terkait akses pangan, layanan kesehatan dasar, akses air bersih, sanitasi serta pola pengasuhan yang baik. Melalui kegiatan hari ini diharapkan menjadi momentum komitmen kita untuk mempertajam rencana tindak lanjut yang nyata atas rekomendasi WNPG XI Bidang 3”, ujar Penny K. Lukito menutup sambutannya. HM-Herma

 

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan