Berita Aktual

Cerdaskan Masyarakat dengan CEK KLIK

1 April 2019 14:54 WIB Dilihat 1270 Kali Unit Pusat » Pusat Informasi Obat dan Makanan

Kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan merupakan bentuk upaya dalam meningkatkan pengetahuan dan mencerdaskan masyarakat. Pada hari Sabtu, 30 Maret 2019 kegiatan KIE dilakukan di Aula GOR Simpang Tiga, Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran dengan tema “Obat dan Makanan yang Terpercaya Melalui Website BPOM” dan diikuti oleh kurang lebih 200 masyarakat serta beberapa tokoh masyarakat.

Kegiatan KIE dibuka oleh dr.Hj.Oryza Rosativa,MM,M.Si selaku Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kab.Bekasi. Kemudian dilanjutkan sambutan dari Anggota Komisi IX DPR RI, drg. Putih Sari dan berpesan kepada masayarakat yang hadir dalam kegiatan KIE. Beliau menegaskan bahwa jika kita mengkonsumsi obat dan makanan aman, maka kita akan hidup sehat. Obat dan makanan yang dikonsumsi harus sudah mendapatkan ijin edar dari Badan POM. Turut hadir dalam kegiatan KIE Ibu Heni F selaku Kepala Puskesmas kecamatan Pebayuran

Bertindak sebagai narasumber, Kepala Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan, Roby Darmawan mengajak masyarakat supaya melakukan Cek KLIK: Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa sebelum membeli Obat dan Makanan. Beliau menghimbau kepada masyarakat untuk turut mengaskses Website Badan POM dan menggunakan aplikasi CekBPOM dan BPOM Mobile sebagai saluran informasi terpercaya dan dapat mengecek nomor ijin edar obat dan makanan. Beliau juga mengundang peserta untuk berpartisipasi dengan mengecek secara langsung contoh produk yang sudah terdaftar di Badan POM melalui aplikasi CEK BPOM dan BPOM MOBILE.

Selanjutnya materi disampaikan oleh Kepala Balai Besar POM di Bandung, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, S.Si, Apt, MPMM. Beliau memberikan penjelasan serta tips dan petunjuk kepada masyarakat bagaimana cara memilih obat; obat tradisional dan kosmetik;  serta pangan yang aman dengan selalu mengingat Cek KLIK. Peserta diajak untuk terlibat secara interaktif dan diberikan sesi tanya jawab terkait Obat; Obat tradisional, kosmetik; dan Pangan.

Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan