Berita Aktual

Krisdayanti: Pastikan Produk yang Kita Konsumsi Penuhi Aturan Badan POM

13 Desember 2019 17:45 WIB Dilihat 185 Kali Humas & DSP

Malang – Di hadapan 200 warga Malang, Krisdayanti, artis yang kini berprofesi sebagai anggota Komisi IX DPR RI menyatakan bahwa masyarakat harus lebih teliti dan jeli dalam memilih produk yang dikonsumsi, termasuk produk obat tradisional dan suplemen kesehatan. “Saya sering menerima endorsement, termasuk endorsement produk obat tradisional dan suplemen kesehatan. Sebelum menerima, saya harus pastikan bahwa produknya telah sesuai dengan ketentuan Badan POM,” ujarnya saat menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) di Malang, Rabu (12/12).

 

Lebih lanjut Krisdayanti menyampaikan bahwa kegiatan KIE yang dilakukan Badan POM seperti ini, menjadi pengingat bahwa kita sebagai konsumen harus lebih berhati-hati dalam memilih produk. “Terima kasih kepada Badan POM, yang tak henti memberikan pengetahuan kepada masyarakat, karena semua warga negara Indonesia berhak hidup sehat,” tambahnya.

 

Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, Mayagustina Andarini dalam sambutan saat pembukaan acara mengungkapkan bahwa salah satu tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran (awareness) masyarakat terhadap dampak penggunaan produk obat tradisional dan suplemen kesehatan yang tidak memenuhi syarat keamanan, khasiat, dan mutu yang berisiko terhadap kesehatan.

 

Pada kegiatan ini, Mayagustina didampingi Kepala Balai Besar POM di Surabaya dan Direktur Pengawasan Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan memaparkan materi tentang Cerdas Memilih Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan. Disebutkan bahwa yang dimaksud dengan Obat Tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang secara turun temurun telah digunakan untuk pengobatan. “Saat ini terdapat lebih dari 672 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Obat Tradisional yang memproduksi berbagai macam bentuk sediaan Obat Tradisional,” tukas Mayagustina. “Satu hal yang pasti, Obat Tradisional dilarang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO),” tegasnya.

 

Tak henti Badan POM mengimbau masyarakat untuk senantiasa memilih Obat Tradisional dengan Cek KLIK. Cek Kemasan, cek Label, cek Izin Edar Badan POM, dan cek tanggal Kedaluwarsa. Deputi Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik mengharapkan agar materi sosialisasi disampaikan secara getok tular kepada masyarakat lainnya. “Mari bersama berperan aktif sesuai posisi kita masing-masing, memastikan agar obat tradisional dan suplemen kesehatan yang kita konsumsi aman, berkhasiat, dan bermutu.” tutupnya.