Berita Aktual

RRI Kalteng Menyapa : Dialog Interaktif Keamanan Pangan bersama Balai Besar POM di Palangka Raya

22 Februari 2020 08:21 WIB Dilihat 151 Kali Balai Besar/Balai POM » Palangka Raya

Palangka Raya – Jumat (21/02/2020) Balai Besar POM di Palangka Raya mendapatkan undangan sebagai narasumber di Acara Kalteng Menyapa oleh  RRI Kalteng. Sebagai narasumber pada kegiatan ini adalah Dra. Trikoranti Mustikawati, Apt selaku Kepala Balai Besar POM di Palangka Raya dan Drs. Zulfadli, Apt selaku Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi. Tema dialog interaktif kali ini adalah tentang Keamanan Pangan. Dimana dewasa ini sering kita temukan KLB (Kejadian Luar Biasa) terkait keracunan pangan. Kejadian keracunan pangan tidak lepas dari keamanan pangan dimana kita tahu bahwa setiap makanan/minuman yang  kita konsumsi harus Aman bagi tubuh.

Seperti yang disampaiakan oleh Dra. Trikoranti Mustikawati, Apt bahwa Pangan yang aman terhindar dari 3 bahaya, yaitu Bahaya Fisik, Bahaya Biologis dan Bahaya Kimia. Bahaya fisik merupakan benda-benda asing yang masuk ke dalam makanan dan dapat merusak gigi bahkan melukai mulut, kerongkongan hingga saluran cerna yang lain saat dikonsumsi misalnya adanya isi staples, pecahan kaca/mika, kerikil, dll di dalam makanan kita. Termasuk adanya rambut, serangga mati, potongan kayu yang bisa saja mencemari makanan.

Bahaya Biologis erat kaitannya dengan higienitas dan sanitasi atau kebersihan diri dan lingkungan tempat memasak. Pangan yang diolah pada kondisi higienitas dan sanitasi buruk berpeluang untuk tercemar kuman atau bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit seperti diare, mual muntah, pusing hingga keracunan hebat. Contoh bakteri yang seringkali masuk kedalam makanan akibat sanitasi dan higienitas yang buruk adalah Escherichia coli, Salmonella Typhi, Staphylococcus Aureus dan Bacillus cereus yang bersifat patogen yang dapat mengakibatkan mual muntah, diare, demam typhoid (tifus/tipes), dll.

Bahaya Kimia merupakan bahaya yang diakibatkan karena masuknya bahan-bahan kimia secara sengaja/tidak ke dalam pangan. Bahan kimia berbahaya yang disalahgunakan dalam pangan misalnya penggunaan formalin sebagai pengawet, boraks sebagai pengenyal/perenyah, pewarna tekstil untuk mewarnai makanan. Bahan kimia tersebut jika masuk ke dalam tubuh akan mengakibatkan berbagai macam penyakit mulai dari rasa tidak nyaman pada tenggorokan, pusing, mual, hingga yang lebih serius menyebabkan gangguan pada organ ginjal, hati serta menimbulkan kanker.

Balai Besar POM di Palangka Raya selalu menghimbau kepada masyarakat untuk waspada dalam memilih makanan/minuman yang dikonsumsi, agar terhindar dari 3 bahaya tersebut. Salah satunya dengan melakukan Cek KLIK sebelum membeli makanan/minuman. Cek KLIK merupakan singkatan dari Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar dan Cek Kedaluwarsa. Dengan melakukan Cek KLIK masyarakat dapat terhindar dari produk-produk yang dapat beresiko terhadap kesehatan.

BBPOM Palangka Raya