Berita Aktual

Tingkatkan kesiapan Laboratorium Uji Covid-19, BBPOM di Semarang selenggarakan Pelatihan untuk penguji

4 Agustus 2020 20:27 WIB Dilihat 246 Kali Balai Besar/Balai POM » Semarang

Balai Besar POM di Semarang saat ini tengah mempersiapkan laboratorium  untuk mampu melakukan uji Covid 19 dengan menggunakan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) dalam rangka berperan serta pada penanggulangan Covid-19.  Laboratorium BBPOM Semarang dalam melakukan  uji Covid 19  sangat perlu didukung dengan personil  penguji yang terlatih dan kompeten.


Dalam uji sampel hasil swab dengan PCR ini  dibutuhkan keahlian khusus dari penguji dikarenakan sampel  uji adalah sampel yg diduga mengandung virus aktif sebelum dimasukkan ke PCR. Personil Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan (PPPOMN) yang telah memiliki pengalaman dalam menguji sampel swab Covid19 hadir sebagai narasumber dalam “Bimbingan Teknis Pengujian Covid 19 secara Real Time PCR” yang diselenggarakan pada 4 – 7 Agustus 2020. Pelatihan tersebut diikuti oleh seluruh tenaga penguji BBPOM di Semarang. Kepala Balai Besar POM di Semarang, Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt mengawali acara  dengan mengucapkan terima kasih atas partisipasi dari relawan rekan – rekan penguji BBPOM di Semarang yang telah bersedia menjadi penguji sampel swab covid 19.  Diharapkan mendatang akan lebih banyak tenaga penguji yang akan berpartisipasi dalam menguji sampel swab Covid 19 ini.


Acara ini dibuka oleh Kepala PPPOMN, Drs Mohamad Kashuri, S.Si, Apt, M.Farm. yang bergabung secara virtual. “Kita harus berpikir out of the box meskipun pengujian ini bukan menjadi kewenangan kita tetapi menjadi salah satu cara untuk membantu percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia.”urainya.


Materi yang disampaikan dalam Bimtek ini adalah Risk Assesment, Biosafety dan Biosecurity, Pengantar PCR, Prosedur kerja uji covid, observasi laboratorium uji covid dan praktek uji sampel covid 19. Dengan pelatihan ini tenaga penguji dapat bekerja sesuai dengan kaidah bio safety dan bio security yang baik sehingga dapat menghindari potensi infeksi di laboratorium.

 

BBPOM di Semarang