Berita Aktual

Genjot Stabilitas Ekonomi Nasional, Badan Terus Lakukan Pendampingan Kepada Pelaku UMKM

6 November 2020 19:15 WIB Dilihat 1344 Kali Humas & DSP

Kediri - Masih dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Jawa Timur, Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito beserta jajaran bertolak ke Kediri untuk melakukan pendampingan kepada Pelaku Usaha Mikro Kecil menengah (UMKM). Pada kesempatan tersebut Kepala Badan POM menyerahkan Nomor Izin Edar (NIE), sertifikat Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) Bertahap, dan sertifikat Pemeriksaan Sarana Baru (PSB) kepada pelaku UMKM pangan dan pelaku usaha Usaha Menengah Obat Tradisional (UMOT) di Kediri.

 

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Karena itu Badan POM selalu berusaha menjangkau UMKM dan mendampingi sehingga dapat menghasilkan produk yang berdaya saing,” papar Kepala Badan POM.

 

Berdasarkan data Badan POM pada Oktober tahun ini, Badan POM telah mengeluarkan 30 NIE untuk 7 pelaku usaha pangan olahan dan 8 NIE untuk 3 pelaku usaha obat tradisional. Badan POM juga menerbitkan 10 sertifikat CPOTB Bertahap kepada 3 pelaku usaha obat tradisional dan 4 sertifikat PSB pangan olahan kepada 4 pelaku usaha pangan olahan di Kabupaten dan Kota Kediri.

 

Setelah menyerahkan NIE dan Sertifikat CPOTB kepada pelaku UMKM, Kepala Badan POM melanjutkan kegiatan dengan meninjau lokasi pameran UMKM yang digelar di Gedung Pertemuan Simpang Lima Gumul Kediri. Pameran diikuti oleh 15 UMKM binaan Balai Besar POM (BBPOM) di Surabaya. Pembinaan yang dilakukan antara lain berupa konsultasi cara produksi pangan olahan yang baik (denah bangunan, proses produksi, Bahan Tambahan Pangan, label dan kemasan), pendampingan input data/dokumen di aplikasi e-reg Badan POM, serta membantu uji sampel di BBPOM Surabaya dalam rangka pendaftaran MD.

 

Kepala Badan POM mengapresiasi Pemerintah Kota dan Kabupaten Kediri yang memberikan dukungan penuh pada pengembangan usaha obat tradisional dan pangan di wilayah Kediri. “Badan POM siap bersinergi untuk menjadikan UMKM sebagai tuan rumah di negeri sendiri dan berjaya di pasar global,” tegas Kepala Badan POM.

 

Hal senada juga diungkapkan perwakilan Bupati Kediri yang menyampaikan terima kasih kepada Badan POM yang senantiasa melakukan pendampingan dan pembinaan kepada pelaku UMKM di Kediri. “Dengan diserahkannya NIE dan Sertifikat CPOTB ini diharapkan para produsen dan pelaku UMKM di Kediri secara konsisten dapat menjaga mutu dan keamanan produknya sehingga aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat,”ujarnya.

 

Kepala Badan POM berharap seluruh UMKM yang telah menerima NIE maupun sertifikat dapat menerapkan praktik yang baik serta memenuhi persyaratan dan ketentuan secara konsisten. Badan POM tidak dapat bergerak sendiri dan memerlukan kerja sama dengan berbagai pihak dalam melakukan pendampingan terhadap UMKM. Masih diperlukan berbagai program dukungan bagi UMKM pangan dan jamu oleh lebih banyak pihak terkait. Mari bersinergi agar daya saing produk UMKM pangan dan jamu di seluruh Indonesia terus meningkat.

 

“Dengan komitmen dan dukungan Pemerintah Daerah, semoga ke depan semakin banyak UMKM di Kediri yang mampu mendapatkan sertifikat CPOTB maupun NIE.” tutup Kepala Badan POM. (HM-Rahman)

 

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan