Berita Aktual

BBPOM di Banda Aceh Periksa Pangan Jajanan Buka Puasa di Pidie

22 April 2021 15:39 WIB Dilihat 59 Kali Balai Besar/Balai POM » Banda Aceh

Pidie, 21/04/2021. Dalam rangka upaya melindungi kesehatan masyarakat dari peredaran produk pangan olahan yang tidak memenuhi ketentuan, khususnya selama Ramadhan dan menjelang idul Fitri 1442 H, Balai Besar POM di Banda Aceh melakukan intensifikasi pengawasan dengan target diutamakan pada pangan olahan tanpa izin edar (TIE), kedaluarsa dan rusak (kemasan penyok, kaleng berkarat, dan lain - lain) pada sarana distribusi pangan (importasi/distributor, toko, supermaket, hypermarket,pasar tradisional, para pembuat dan/ atau penjual parsel) serta jajanan berbuka puasa (takjil), kegatan ini dilaksananakan pada tanggal 21 April 2021 dengan melibatkan instansi terkait di Pidie yaitu Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pidie dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan mengingat situasi pandemi Covid -19 saat ini.

Intesifikasi pengawasan pangan dilakukan yaitu sampling pangan pada sarana produksi, pengawasan sarana distribusi pangan seperti ditributor, swalayan dan toko –toko pangan dan dilanjutkan,  sampling dan pengujian Takjil menggunakan mobil laboratorium keliling pada sore hari. Sampling pangan berbuka puasa  dilakukan pada 2 titik yaitu di Pasar Pidie dan Grong Grong. Dari hasil uji 32 sampel diketahui 9  sampel tidak Memenuhi Syarat di duga positip mengandung bahan berbahaya Borax. Sedangkan Pengawasan pada 9 sarana distribusi pangan yang diperiksa 8 sarana Memenuhi Ketentuan dan 1 sarana Tidak Memenuhi Ketentuan. Temuan Sarana yang Tidak Memenuhi Ketentuan antara lain obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat / BKO 5 item, obat keras daftar G 1 item dan kosmetika tanpa izin edar 2 item.  

PLT. Kepala Balai Besar POM di Banda Aceh Desi Ariyanti Ningsih, S.Si.,Apt  melalui Koordinator Bidang Pemeriksaan Suryani Fauzi, SKM.,M.Si menjelaskan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh BBPOM  untuk melindungi masyarakat dari peredaran pangan yang tidak memeuhi ketentuan, selanjutnya terhadap pangan yang Tidak Memenuhi Ketentuan akan di lakukan uji konfirmasi diLaboratorium BBPOM di Banda Aceh untuk selanjutkan akan dilakukan tindaklanjut sesuai dengan ketentuan perundang –undangan yang berlaku, demikian juga sarana distribusi yang ditemukan ada pelanggaran akan dilakukan pembinaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BBPOM di Banda Aceh menghimbau kepada pemilik sarana agar menjaga produk pangan yang dijual tetap memenuhi syarat keamanan dan mutu, khususnya agar melakukan pengecekan terhadap kondisi produk yang datang dengan seksama, terutama izin edar dan tanggal kedaluarsa. Selain itu pelaku usaha berkewajiban melakukan pemantauan secara rutin untuk memisahkan produk yang telah kedaluarsa atau rusak ke tempat yang tertutup dan terpisah agar tidak terjangkau oleh pembeli. Selain itu petugas juga menghimbau masyarakat sebagai konsumen juga harus memiliki kesadaran untuk memilih produk pangan yang aman, ingat selalu Cek KLIK ( Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluarsa) ketika membeli atau mengkonsumsi produk pangan olahan dalam kemasan.