Berita Aktual

SERTIFIKASI TENAGA PKP DAN DFI DI BBPOM BANDAR LAMPUNG

22 Mei 2022 12:05 WIB Dilihat 172 Kali Balai Besar/Balai POM » Bandar Lampung

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Bandar Lampung pada hari Jumat 20 Mei 2022 menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Badan POM.  Secara resmi kegiatan dibuka oleh Kepala Bagian Tata Usaha BBPOM di Bandar Lampung Tuti Nurhayati, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa LSP Badan POM merupakan Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Kedua yang telah mendapat relisensi dari BNSP Nomor BNSP-LSP-142-ID pada Tanggal 11 Januari 2021 dengan skema Penyuluh Keamanan Pangan Pertama, Inspektur Muda Keamanan Pangan/ Junior District Food Inspector (Junior DFI, Inspektur Keamanan Pangan/ District Food Inspector (DFI), dan Inspektur Kepala Keamanan Pangan/ Lead District Food Inspector. LSP Badan POM mendirikan Tempat Uji Kompetensi yang telah diresmikan oleh Ibu Kepala Badan POM di Bandung pada tanggal  24 November 2021.

Asesor LSP Badan POM berasal dari PPSDM POM, Balai Besar POM di Bandar Lampung, dan BBPOM di Palembang.  Peserta yang mengikuti Sertifikasi Kompetensi di TUK Balai Besar POM di Bandar Lampung sebanyak 23 Peserta, terdiri dari PKP Pertama sebanyak 12 Peserta dan DFI Junior sebanyak 11 Peserta yang berasal dari Dinas Kesehatan kab/kota di seluruh Lampung sebanyak 15 Peserta (6 PKP Pertama dan 9 DFI Junior), Peserta dari BBPOM Bandar Lampung  sebanyak 5 Peserta (4 PKP Pertama dan 1 DFI Junior), dan Peserta dari Loka POM Tulang Bawang sebanyak 3 peserta (2 PKP Pertama dan 1 DFI Junior).

 

Adapun Proses Sertifikasi Kompetensi Penyuluh Kemanan Pangan Pertama dan DFI Junior sbb:

  1. Proses Sertifikasi diawali dengan melakukan Pengisian APL 02 secara bersama – sama akan di pandu oleh Tim LSP Badan POM
  2. Peserta DFI Junior menyaksikan video Dekstop Inspection untuk menemukan temuan – temuan pada sarana produksi pangan dalam Video
  3. Asesor mengawali Proses Pra Asesmen bagi Peserta Penyuluh Keamanan Pangan Pertama di skema yang sama dengan memanggil seluruh peserta di skema yang sama untuk penjelasan pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi
  4. Pelaksanan sertifikasi dilaksanakan satu per satu dalam bentuk wawancara portofolio dokumen APL 02 yang diupload peserta dan praktik demonstrasi bagi peserta Penyuluh Keamanan Pangan Pertama
  5. Pelaksanaan sertifikasi kompetensi berlangsung kurang lebih 1  s.d 1, 5 jam untuk 1 (satu) Asesi, namun bergantung kecepatan Asesi dalam menjawab semua pertanyaan Asesor
  6. Peserta yang di rekomendasikan Kompeten oleh Asesor akan mendapatkan Sertifikat Kompetensi Penyuluh Keamanan Pangan Pertama atau pun DFI Junior dengan masa berlaku 3 (tiga) tahun
  7. Penerbitan sertifikat oleh LSP Badan POM setelah melalui rapat pleno dan mendapat persetujuan dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi)