Klarifikasi Badan POM

PENJELASAN BADAN POM RI Tentang PRODUK PANGAN IMPOR YANG DIDUGA MENGANDUNG VIRUS CORONA

10 Februari 2020 | 12:05 WIB Dilihat 6241 Kali Humas & DSP

PENJELASAN BADAN POM RI

Tentang

PRODUK PANGAN IMPOR YANG DIDUGA MENGANDUNG VIRUS CORONA

 

Sehubungan dengan beredarnya informasi melalui media daring mengenai adanya produk makanan dalam kemasan dari China yang diduga mengandung Virus Corona, Badan POM memandang perlu memberikan penjelasan sebagai berikut:

  1. Badan POM menemukan bahwa informasi yang beredar tersebut merupakan modifikasi dari isu (hoaks) lama terkait kandungan dan virus HIV dalam makanan kaleng impor dengan beberapa penggantian redaksi dikaitkan dengan isu Virus Corona yang saat ini tengah mencuat.
  2. Badan POM telah memberikan klarifikasi terkait hoaks lama tersebut dengan judul Klarifikasi Badan POM RI tentang Pemberitaan Produk Pangan yang Tidak Aman Dikonsumsi Karena Mengandung Darah dan Virus HIV yang dipublikasikan pada tanggal 12 November 2014 melalui website www.pom.go.id.
  3. Virus Corona merupakan jenis virus yang tidak mampu bertahan hidup lama jika berada di luar host/inang (makhluk hidup) karena virus memerlukan host/inang tersebut untuk kelangsungan hidupnya.
  4. Makanan kaleng yang diproduksi secara komersial merupakan pangan steril komersial yang telah mendapat perlakuan menggunakan suhu tinggi, sedangkan Virus Corona tidak dapat bertahan pada suhu di atas 56°C selama 30 menit. Dengan begitu, informasi yang beredar tersebut adalah HOAKS yang menyesatkan.
  5. Badan POM terus melakukan evaluasi terhadap keamanan, mutu, dan gizi produk pangan impor sebelum diedarkan di wilayah Indonesia (pre-market evaluation), serta secara rutin melakukan pengawasan terhadap produk pangan yang beredar di wilayah Indonesia (post-market control).

 

Masyarakat diimbau agar tidak mudah terprovokasi dan tidak menyebarluaskan berita/isu terkait makanan dan kemasan pangan yang belum terbukti kebenarannya. Badan POM terus memantau dan menindaklanjuti isu ini serta akan terus memperbarui informasi sesuai data terbaru.

 

Jika masyarakat menemukan produk yang mencurigakan atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, hubungi Contact Center HALO BPOM 1-500-533 (pulsa lokal), SMS 0812-1-9999-533, WhatsApp 0811-9181-533, e-mail: halobpom@pom.go.id, Twitter @BPOM_RI, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.