Klarifikasi Badan POM

PENJELASAN BADAN POM RI Tentang Dukungan Badan POM terhadap Penjualan Produk Usaha Mikro Kecil Pangan Olahan secara Daring (Online)

2 Desember 2020 | 14:54 WIB Dilihat 2146 Kali Humas & DSP

PENJELASAN BADAN POM RI

Tentang

Dukungan Badan POM terhadap Penjualan Produk Usaha Mikro Kecil

Pangan Olahan secara Daring (Online)

 

 

Sehubungan dengan pemberitaan di sejumlah media mengenai kewajiban memiliki Nomor Izin Edar (NIE) Badan POM untuk pangan olahan yang dijual secara daring, Badan POM memandang perlu memberikan penjelasan sebagai berikut:

 

  1. Badan POM mendukung upaya masyarakat termasuk Usaha Mikro Kecil melakukan penjualan pangan olahan secara daring/online maupun penjualan biasa yang dilakukan secara langsung, dengan tetap mengawal keamanan, mutu, dan gizi pangan.
  2. Pangan olahan mencakup pangan olahan terkemas dalam kemasan eceran dan pangan olahan siap saji.
  3. Pangan olahan terkemas adalah makanan dan/atau minuman yang sudah diolah kemudian dimasukkan ke dalam wadah/kemasan eceran.
  4. Pangan olahan siap saji atau yang disebut juga pangan siap saji, adalah makanan dan/atau minuman yang sudah diolah dan siap untuk langsung disajikan di tempat usaha atau di luar tempat usaha seperti jasa boga, hotel, restoran, rumah makan, kafetaria, kantin, kaki lima, gerai makanan keliling (food truck), dan penjaja makanan keliling atau usaha sejenis. Pangan siap saji dimaksud dapat dibekukan terlebih dahulu sebelum disajikan.
  5. Sesuai Peraturan Badan POM No. 8 Tahun 2020 tentang Pengawasan Obat dan Makanan yang Diedarkan secara Daring, maka pangan siap saji yang dimaksud pada poin 4 tidak wajib memiliki NIE, baik untuk penjualan secara daring/online maupun penjualan biasa yang dilakukan secara langsung.

 

Badan POM berkomitmen untuk terus membina dan mendampingi Usaha Mikro Kecil pangan olahan untuk menerapkan prinsip Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), terutama dalam masa pandemi COVID-19.

 

Kepada masyarakat diimbau agar menjadi konsumen cerdas dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang beredar. Jika memerlukan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center HALOBPOM 1500533 (pulsa lokal), SMS 081.21.9999.533, WhatsApp 081.191.81.533, Twitter @BPOM_RI, e-mail halobpom@pom.go.id, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.