Siaran Pers / Peringatan Publik

PEMUSNAHAN PRODUK ILEGAL DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, KOMITMEN BADAN POM LINDUNGI MASYARAKAT ACEH

20 Maret 2019 17:00 WIB Dilihat 1131 Kali Humas & DSP

SIARAN PERS

PEMUSNAHAN PRODUK ILEGAL DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT,

KOMITMEN BADAN POM LINDUNGI MASYARAKAT ACEH

 

Banda Aceh – Kamis (21/03) Badan POM RI memusnahkan lebih dari 1,2 miliar rupiah produk obat dan makanan ilegal hasil temuan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh tahun 2018, terdiri dari obat dan makanan tanpa izin edar dan/atau yang tidak memenuhi persyaratan keamanan, khasiat/manfaat, dan mutu. Secara rinci, produk yang dimusnahkan terdiri dari 580 item (36.849 kemasan) obat, 818 item (24.292 kemasan) kosmetik, 18 item (433 kemasan) pangan, 240 item (131.187 kemasan) obat tradisional/suplemen kesehatan, dengan total keseluruhan mencapai 1.656 item (192.761 kemasan).

 

Besarnya nilai pemusnahan tersebut menjadi sebuah sinyal masih maraknya peredaran produk ilegal dan/atau substandar di Banda Aceh. Hal ini menuntut Badan POM untuk terus meningkatkan kinerjanya dan terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan lintas sektor untuk memperkuat sistem pengawasan obat dan makanan. “Saat ini pengawasan obat dan makanan di Banda Aceh telah diperkuat dengan adanya Kantor POM di Aceh Selatan dan Kantor POM di Aceh Tengah,” ungkap Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito. “Pemerintah dan masyarakat Banda Aceh dapat memanfaatkan kehadiran kedua Kantor POM ini untuk bersinergi memberantas peredaran obat dan makanan ilegal yang berisiko terhadap kesehatan,” lanjutnya. Terkait pemusnahan obat dan makanan, Penny K. Lukito menegaskan bahwa Badan POM terus berkomitmen menindak tegas pelaku usaha yang sengaja melanggar peraturan di bidang obat dan makanan.

 

Kegiatan pengawasan obat dan makanan yang dilakukan Badan POM harus dibarengi dengan edukasi masyarakat tentang obat dan makanan. Untuk itu Badan POM terus meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat agar mendapatkan obat dan makanan yang aman melalui berbagai kegiatan.

 

Pada kunjungan kerjanya ke Banda Aceh kali ini, Kepala Badan POM mengevaluasi pelaksanaan pendampingan pelaku usaha kecil/perorangan dan sekolah dengan berdialog langsung dengan para pelaku usaha UMKM dan kepala sekolah. Secara khusus, Kepala Badan POM memberikan apresiasi kepada SDN 24 Banda Aceh dan 13 sekolah lainnya di Banda Aceh yang telah menerima Sertifikat Piagam Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah (PBKP-KS). Saat ini SDN 24 Badan Aceh telah memiliki Kader Cilik Keamanan Pangan.

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan POM melakukan dialog interaktif dengan para Kepala Sekolah di Banda Aceh dan para pelaku usaha UMKM termasuk perorangan yang selama ini telah mendapat bimbingan dan pembinaan dari Balai Besar POM di Banda Aceh. Secara khusus, Kepala Badan POM juga memberikan apresiasi kepada SDN 24 Banda Aceh dan 13 sekolah lainnya di Banda Aceh yang telah menerima Sertifikat Piagam Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah (PBKP-KS).

 

“PBKP-KS adalah piagam penghargaan yang diberikan oleh Badan POM kepada sekolah yang telah menyelenggarakan keamanan pangan kantin sekolah dengan baik atau dalam proses audit PBKP-KS Badan POM bernilai baik,” jelas Penny K. Lukito. “Sekolah penerima BPKP-KS sebelumnya telah mendapatkan bimbingan dan pembinaan dari Badan POM, termasuk pengelola kantin, guru, dan siswa/siswanya. PBKP-KS ini masuk dalam Program Intervensi Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah yang merupakan Proyek Prioritas Nasional,” lanjutnya.

 

Badan POM RI terus berkomitmen untuk melindungi masyarakat Indonesia dari peredaran obat dan makanan ilegal yang dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan. Badan POM RI mengajak masyarakat untuk cerdas memilih obat dan makanan dengan selalu “Cek KLIK”, yaitu memastikan kemasan dalam kondisi baik, membaca label, mencermati izin edar produk, serta memastikan tidak melewati masa kedaluwarsanya.

 

________________________________________________________________________________________________________________

Informasi lebih lanjut hubungi:

Contact Center HALO BADAN POM di nomor telepon 1-500-533, SMS 0-8121-9999-533,email haloBadan POM@pom.go.id, twitter @BADAN POM_RI, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar /Balai POM di seluruh Indonesia.