Siaran Pers / Peringatan Publik

Dukung UMKM Pangan Berdaya Saing Menuju Indonesia Maju

10 September 2019 09:19 WIB Dilihat 495 Kali Humas & DSP

SIARAN PERS

Dukung UMKM Pangan Berdaya Saing Menuju Indonesia Maju

 

 

Semarang – Selain melaksanakan tugas utama yaitu melakukan pengawasan secara full spectrum yang mencakup pengawasan pre-market dan post-market, Badan POM juga memiliki peran lain. Pertama, melakukan pemberdayaan masyarakat agar menjadi konsumen cerdas yang hanya menggunakan produk yang aman, bermanfaat, dan bermutu. Kedua, mendorong kemandirian pelaku usaha melalui dukungan iklim usaha dengan memberikan bimbingan dan pendampingan agar pelaku usaha termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mampu berdaya saing.

 

Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito menyampaikan bahwa pengembangan UMKM membutuhkan keterlibatan banyak tangan. “Sinergisme Academic-Business-Government (ABG) mutlak diperlukan sehingga strategi pengembangan UMKM dapat berjalan selaras,” tegasnya.

 

Salah satu bentuk sinergi tersebut adalah dengan penyelenggaraan talkshow Forum Koordinasi Teknis Pengembangan UMKM dengan tema “Melalui Sinergisme Pemangku Kepentingan (Academic-Business-Government), Badan POM Mendukung UMKM Berdaya Saing Menuju Indonesia Maju” di Semarang, Selasa (10/09). Talkshow menghadirkan narasumber Kepala Badan POM sebagai wakil pemerintah, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah sebagai wakil pemerintah daerah, Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro sebagai wakil akademisi, dan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) sebagai wakil pelaku usaha.

 

Forum Koordinasi Teknis ini bertujuan untuk menyatukan pola pikir, menciptakan kesamaan pandangan, dan sinergisme antara para pemangku kepentingan. Acara ini dihadiri oleh berbagai instansi antara lain Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah, Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia, Universitas, serta para pelaku usaha.

 

Kepala Badan POM memaparkan bahwa dalam rentang 2013-2018 Badan POM telah melakukan bimbingan teknis tentang Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) kepada 48.987 UMKM baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kinerja pemberdayaan fasilitator keamanan pangan yang telah dilatih. “Sebanyak 1.255 orang fasilitator yang telah dilatih berasal dari organisasi kemasyarakatan (Aisyiyah, Salimah, dan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia/IPEMI) dan 9 Politeknik Kesehatan (Medan, Padang, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Malang, dan Yogyakarta),” ungkapnya. Sinergi dengan berbagai elemen yang dilakukan oleh Badan POM menunjukkan bahwa setiap pihak berperan dan mendukung pengembangan UMKM berdaya saing.

 

“Saya mengajak semua pihak untuk bersama bersinergi mendukung strategi perkembangan UMKM di Indonesia, baik melalui pembinaan maupun pengawasan. Bersama kita wujudkan Indonesia yang maju dan terdepan dengan munculnya UMKM berdaya saing unggul,” ajak Penny K. Lukito. Di akhir acara, Badan POM juga memberikan Nomor Izin Edar (NIE) kepada 13 UMKM yang berada di sekitar Jawa Tengah yaitu CV. Maju Jaya Indonesia, CV. Puji, PT. Bonanza Megah, Makutarama, UD. Aditya Mandiri, Adarasa, CV. Jaya Abadi Sejahtera, Wadas Kelir (Unit Usaha PDAM Kabupaten Purbalingga), CV. Kimia Sari, CV. Berkah Lestari, CV. Herba Liem Putra, CV. Alfathino, dan PT. Rena Djaja. Selain itu Badan POM menyerahkan Piagam Bintang Keamanan Pangan di Sekolah kepada SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, SDN 5 Ungaran, SDN 2 Langensari, MI Muhammadiyah Tanjung Sari, SMPN 3 Batang, dan SMAN 1 Ngemplak Boyolali.

 

_______________________________________________________________________________________________________________

Informasi lebih lanjut hubungi:

Contact Center HALO BPOM di nomor telepon 1-500-533, SMS 0-8121-9999-533, email halobpom@pom.go.id, twitter@BPOM_RI, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.