Badan POM dapat tetap mempertahankan status registrasi sertifikasi ISO 9001:2008

03-05-2013 Umum Dilihat 1794 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Umum

Rabu, 1 Mei 2013, diselenggarakan Closing Meeting Audit Surveilan QMS ISO 9001:2008 di Badan POM. Hadir dalam acara tersebut Manajemen Puncak (Kepala Badan POM), para Deputi Manajemen Puncak (jajaran Eselon I Badan POM), Tim Koordinator Manajement Representative (MR) dan Kepala Quality Assurance (QA) Unit Kerja Pusat Badan POM serta Lead auditor dari United Registrar of Systems (URS), Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Lead Auditor dari URS Indonesia, Victor Antonio Amir memaparkan hasil audit surveilan yang telah dilaksanakan sejak tanggal 14 Januari s.d 18 Maret 2013 di 23 Unit Pusat, 30 Unit Kerja di BB/BPOM dan 1 di Manajemen Puncak. Sesuai kriteria yang ditetapkan oleh Badan Sertifikasi URS, dari pelaksanaan audit surveilan tidak terdapat temuan mayor ataupun minor/Discrepancy (D) dan status registrasi sertifikasi ISO 9001:2008 yang telah diterima Badan POM dan 53 Unit Kerja dapat tetap dipertahankan. Disampaikan pula, Balai POM di Manokwari yang telah diaudit sertifikasi tanggal 5 Maret 2013 telah dinyatakan memenuhi persyaratan standar ISO 9001:2008 dan mendapatkan status registrasi sertifikasi ISO 9001:2008.

Meskipun Sertifikasi QMS ISO 9001:2008 telah ditangan kita, tetap ada room for improvement. Untuk itu, Manajemen Puncak menghimbau agar selain melaksanakan tindakan perbaikan, perlu juga dilakukan preventive action, salah satunya dengan mengembangkan dan mengimplementasikan Learning Organization di unit kerja masing-masing. Beliau juga mengarahkan agar dilakukan kajian dokumen secara teratur dalam rangka meningkatkan efektivitas proses bisnis Badan POM dan mengucapkan terima kasih kepada Koordinator MR dan tim, seluruh Ketua QA dan MR unit kerja yang telah berkomitmen dalam menjaga sistem manajemen mutu Badan POM.

Acara ditutup dengan penyampaian laporan hasil audit surveilan Badan POM oleh Lead auditor dari URS Indonesia kepada Kepala Badan POM selaku Manajemen Puncak Badan POM.

Biro Renkeu

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana