Badan POM Mendukung Berdirinya Industri Bahan Baku Obat di Indonesia

02-09-2013 Umum Dilihat 1933 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Umum

"Indonesia adalah negara megacenter nabati nomor dua terbesar di dunia setelah Brazil, dan jika biota laut Indonesia termasuk yang dihitung, maka Indonesia menjadi nomor satu terbesar" demikian disampaikan Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik & Produk Komplemen, Drs. T. Bahdar Johan H., Apt., M.Pharm, dalam sambutannya pada acara penandatanganan MoU antara PT Branwood International dengan Tianjin Kingyork Group Co.Ltd., Jumat, 30 Agustus 2013 di Menado.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili oleh Asisten II Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa Provinsi Sulawesi Utara dikenal mempunyai tanah yang subur dan sejak dulu merupakan daerah rempah atau sering disebut spices island. Karena itu Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berencana menjadikan rempah-rempah sebagai komoditi ekspor yang sudah diolah menjadi bahan baku, bukan bahan mentah, agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Drs. T. Bahdar Johan H., Apt., M.Pharm menjelaskan bahwa Badan POM mendukung pelaksanaan kerja sama mengenai rencana pembangunan pabrik bahan baku obat di Sulawesi Utara. “Badan POM akan terus meningkatkan pengawasan obat dan makanan secara full spectrum, ungkapnya selanjutnya. Pengawasan pre-market dilakukan sebelum produk beredar di pasaran melalui proses evaluasi keamanan, khasiat/manfaat, dan mutunya. Pengawasan post market dilakukan setelah produk beredar di pasaran melalui sampling dan pengujian laboratorium untuk membuktikan kesesuaian terhadap persyaratan. Pemberdayaan masyarakat juga merupakan bagian dari sistem pengawasan yang memiliki peranan penting untuk membentuk konsumen yang cermat dan cerdas, melalui Komunikasi, informasi dan edukasi (KIE).

Untuk itu Badan POM siap mengawal kerja sama yang dilakukan ini agar berbuah hasil yang bermanfaat untuk masyarakat, tidak hanya di Sulawesi Utara tetapi bila memungkinkan masyarakat Indonesia pada umumnya. Dan semoga ini menjadi awal bagi bangsa Indonesia untuk swasembada dalam bahan baku obat.

Biro Hukum dan Humas

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana