Badan POM Pastikan Serat Pangan Selulosa Dalam Nata De Coco Bukan Plastik

16-12-2019 Kerjasama dan Humas Dilihat 6569 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Jakarta – Isu kandungan plastik pada produk pangan nata de coco yang ramai di media sosial belakangan ini telah dikonfirmasi tegas oleh Badan POM bahwa itu merupakan serat pangan selulosa. Direktur Pengawasan Pangan Olahan Risiko Rendah dan Sedang Badan POM, Ema Setyawati menyatakan produk nata de coco aman dikonsumsi karena tidak mengandung plastik seperti disebutkan dalam video warganet.

Badan POM telah melakukan pengawasan pre dan post market terhadap produk Obat dan Makanan termasuk nata de coco. Sepanjang pengawasan lima tahun terakhir tidak ada produk nata de coco yang mengandung plastik. “Hasil uji sampling Badan POM tahun 2019 menyatakan 100% produk nata de coco memenuhi syarat,’’ tuturnya dalam Diskusi Media “Kebaikan Nata De Coco Kelapa Indonesia” di Jakarta, Senin (16/12).

Nata de coco merupakan pangan yang dibuat dari bahan baku air kelapa yang dalam proses pembuatannya dihasilkan serat selulosa yang baik untuk pencernaan. Isu kandungan plastik dalam nata de coco tidak benar dan sangat merugikan masyarakat, terutama pelaku usaha nata de coco yang sebagian besar produsen lokal. “Produk nata de coco dengan nomor izin edar dalam negeri sebesar 69,6% dibandingkan produk impor 30,3%, sehingga yang paling besar terdampak dengan adanya isu ini yakni produk lokal,” jelas Ema Setyawati.

Untuk itu Ema mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas serta tidak mudah terpengaruh dengan isu yang beredar di media sosial. Secara logika sederhana Ahli Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, Aziz Boing Sitanggang menjelaskan plastik bukan senyawa yang mampu mengikat air seperti serat selulosa dalam nata de coco. Penggunaan plastik justru membuat biaya produksi menjadi tinggi karena harga biji plastik jauh lebih mahal. Jadi yang diidentifikasi plastik itu merupakan serat selulosa yang memiliki sifat tidak mudah larut tapi baik untuk kesehatan.

Ahli Gizi RSU Tangerang Selatan, dr. Dian Permatasari menjelaskan manfaat serat sangat baik untuk tubuh. Serat dapat menurunkan daya penyerapan lemak, sehingga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Serat juga dapat berguna menjaga kestabilan kadar gula darah yang sangat penting bagi penderita diabetes miletus. “Manfaat serat untuk kesehatan banyak sekali karena serat akan terfermentasi di usus besar dan menghasilkan pertumbuhan bakteri yang baik untuk saluran cerna,” ucapnya. (HM-Fathan)

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana