Berbagai Inovasi dan Apresiasi Warnai REN BPOM 2025

04-12-2025 Kerjasama dan Humas Dilihat 537 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Semarang- Kamis (4/12/2025), bersamaan dengan pelaksanaan Rapat Evaluasi Nasional (REN) 2025, BPOM meluncurkan buku Panduan Desain Bangunan Laboratorium sebagai rujukan dalam merancang laboratorium yang andal. Penyerahaan dilakukan kepada perwakilan regional laboratorium, yakni Balai Besar POM (BBPOM) di Makassar, BBPOM di Pekanbaru, BBPOM di Medan, BBPOM di Semarang, BBPOM di Surabaya, BBPOM di Samarinda, BBPOM di Manado, serta BBPOM di Jayapura. 

Pada kesempatan ini, Kepala BPOM Taruna Ikrar juga memberikan apresiasi kepada unit kerja BPOM melalui penganugerahan pemeringkatan monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik (Monev KIP) BPOM, penghargaan kompetisi inovasi pelayanan publik (KOIN), penghargaan kompetisi video “Bersama Mengawal Mutu Obat untuk Indonesia Sehat”, dan penghargaan unit kerja peraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Pemeringkatan Monev KIP di BPOM dilakukan setelah sebelumnya Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) BPOM melakukan monev terhadap 106 PPID Pelaksana BPOM selama 9 Juli—7 November 2025. Hasil Monev KIP menunjukan dari 105 PPID Pelaksana yang diikutkan dalam pemeringkatan, 104 PPID Pelaksana (99,05%) telah mencapai predikat Informatif dan 1 PPID Pelaksana (0,95%) mencapai predikat Menuju Informatif. Penganugerahan Pemeringkatan Monev KIP BPOM ini terbagi dalam kategori unit kerja pusat, unit pelaksana teknis (UPT) Balai Besar POM, UPT Balai POM, dan UPT Loka POM.

PPID Pelaksana kategori Unit Kerja Pusat yang masuk dalam 3 tertinggi nilai monev KIP, yaitu Direktorat Registrasi Pangan Olahan; Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan; serta Direktorat Pengawasan Produksi Obat, Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor. Untuk kategori UPT Balai Besar POM, yaitu BBPOM di Bandar Lampung; BBPOM di Jakarta; dan BBPOM di Yogyakarta. Pada kategori UPT Balai POM, 3 tertinggi diraih oleh BPOM di Tulang Bawang; BPOM di Balikpapan; dan BPOM di Palu. Terakhir untuk kategori UPT Loka POM, 3 tertinggi nilai monev KIP diraih oleh Loka POM di Kabupaten Buleleng; Loka POM di Kabupaten Tanah Bumbu; dan Loka POM di Kabupaten Sijunjung.

Selanjutnya, dilakukan penyerahan penghargaan Kompetisi Inovasi (KOIN). KOIN BPOM merupakan kegiatan yang bertujuan mendukung gerakan one agency one innovation. Kompetisi ini diharapkan menjadi bagian dari reformasi birokrasi yang berdampak positif bagi masyarakat, yang juga dapat mendorong keberlanjutan inovasi di lingkungan BPOM. Seluruh finalis telah melewati beberapa tahapan, termasuk presentasi dan wawancara di hadapan tim panelis internal dan eksternal, hingga diperoleh 8 top inovasi terbaik.

Delapan Top Inovasi BPOM 2025, yaitu KERLING (BBPOM Banjarbaru), KOMIK (Direktorat Pengawasan Peredaran Pangan Olahan), PROAKSI BERPADU (Direktorat  Registrasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik), SAPA Kader Insklusif (Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan), PEKA MELATI (BBPOM di Manado), EREG RBA (Direktorat Registrasi Pangan Olahan), KUK INFALABS (Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makkanan Nasional), dan PALA VOOR MBG (BPOM di Ambon).

Sementara itu, apresiasi untuk pemenang kompetisi video yang menjadi wadah bagi UPT untuk menampilkan praktik terbaik (best practice), tantangan, inovasi, dan kolaborasi dalam penerapan kebijakan sampling berbasis risiko di wilayah masing-masing. Pemenang kompetisi video kategori Balai Besar POM, yakni BBPOM di Surabaya, BBPOM di Yogyakarta, dan BBPOM di Palangkaraya. Sedangkan kategori Balai POM dimenangkan oleh BPOM di Payakumbuh, BPOM di Kendari, dan BPOM di Tarakan. Kemudian, kategori Loka POM dimenangkan oleh Loka POM di Sangihe, Loka POM di Kabupaten Sijunjung, dan Loka POM di Kotawaringin Barat.

Berikutnya, penghargaan kepada unit kerja berpredikat menuju WBK diberikan setelah melalui beberapa tahapan desk evaluasi, wawancara, evaluasi lapangan, validasi hasil survei, clearance, dan pleno. Penerima predikat WBK 2025 adalah Direktorat Pengawasan Produksi Obat, Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor; Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik; BBPOM di Palembang; BBPOM di Serang; BBPOM di Jayapura; BPOM di Jambi; BPOM di Batam; dan BPOM di Mamuju.

Berbagai penghargaan ini diharapkan dapat kembali memantik semangat seluruh jajaran BPOM untuk terus berkarya dan berkinerja lebih baik di tahun mendatang. “Mari perkuat kompetensi diri sebagai aparatur sipil negara BPOM untuk membawa lembaga ini menjadi lembaga yang inovatif, adaptif dan profesional,” harap Kepala BPOM. (HM-Fathan)

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana