Bersama Kemenko PMK, Badan POM Canangkan Kabupaten Sukoharjo Menuju Destinasi Wisata Jamu Pertama di Indonesia

19-03-2019 Kerjasama dan Humas Dilihat 1861 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Sukoharjo – Mendorong pertumbuhan jamu yang merupakan salah satu warisan budaya bangsa, Badan POM bersama Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mencanangkan “Kabupaten Sukoharjo Menuju Destinasi Wisata Jamu Indonesia” di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Sukoharjo, Senin (18/03). Dibuka secara langsung oleh Menko PMK, Puan Maharani didampingi oleh Kepala Badan POM, Penny K. Lukito, dan Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, kegiatan ini dihadiri lebih dari 2.000 orang, terdiri dari komunitas Jamu/Jamu Gendong di Kabupaten Sukoharjo; Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Bapak Angkat UMKM Jamu Gendong; serta beberapa organisasi wanita dan komunitas masyarakat lainnya.

Kabupaten Sukoharjo dipilih sebagai destinasi wisata jamu dikarenakan Sukoharjo memiliki aktivitas usaha jamu dari hulu ke hilir, mulai dari kebun tanaman obat herbal, UMKM Jamu dan Usaha Jamu Gendong, serta memiliki Industri Obat Tradisional.

Kepala Badan POM menyampaikan dukungan terhadap pencanangan tersebut dan akan terus mengawal dan memberikan bimbingan kepada para UMKM Jamu dan Usaha Jamu Gendong. “Sebelum pencanangan Kabupaten Sukoharjo Menuju Destinasi Wisata Jamu, kami telah melakukan serangkaian bimbingan teknis terhadap UMKM Jamu terutama Usaha Jamu Gendong di Sukoharjo dengan melibatkan peran aktif para bapak angkat,” ungkap Kepala Badan POM.

Dalam sambutannya, Puan Maharani menyampaikan apresiasi kepada Badan POM yang telah menyiapkan Kabupaten Sukoharjo menjadi Destinasi Wisata Jamu. Puan Maharani menegaskan bahwa dalam rangka meningkatkan daya saing UMKM Jamu dan Usaha Jamu Gendong di pasar lokal maupun global, dibutuhkan komitmen berbagai pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun berbagai elemen masyarakat untuk membantu mengembangkan UMKM Jamu dan Usaha Jamu Gendong.

"Syukur alhamdulillah di tahun 2019 dengan semangat kerja Badan POM, Kabupaten Sukoharjo akan menjadi Destinasi Wisata Jamu yang pertama di Jawa Tengah, bahkan menjadi yang pertama di Indonesia,” ujar Menko PMK.

Senada dengan Menko PMK, Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya menyambut baik pencanangan tersebut. Kabupaten Sukoharjo sendiri merupakan salah satu daerah pilot project pengembangan UMKM jamu di Jawa Tengah. Pencanangan hari ini akan memperluas akses pasar yang lebih besar baik secara lokal maupun global. “Pencanangan ini menjadi kebanggaan bagi warga Sukoharjo. Mudah-mudahan dengan pencanangan ini bisa menjadikan Kabupaten Sukoharjo sehingga mampu menjadi tujuan wisata nasional maupun internasional,” Bupati Sukoharjo menyampaikan harapannya.

Pada kegiatan tersebut, Menko PMK bersama Kepala Badan POM dan Bupati Sukoharjo menyerahkan secara simbolis paket bakul jamu gendong; paket edukasi jamu/OT; bantuan Program Keluarga Harapan (PKH); Kartu Indonesia Sehat (KIS); Kartu Indonesia Pinter (KIP); Pemberian Makanan Tambahan (PMT); dan kacamata baca. Pada kesempatan ini, Puan Maharani mengajak peserta yang hadir untuk minum jamu bersama sebagai wujud komitmen membudayakan minum jamu untuk semua generasi, baik tua maupun muda. (HM-Bayu)

 

Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana