BPOM Apresiasi Pemenang Lomba Germas SAPA 2025: Bukti Nyata Dampak Keamanan Pangan bagi Masyarakat

22-10-2025 Kerjasama dan Humas Dilihat 740 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta — Sebagai bagian dari peringatan Hari Pangan Sedunia, BPOM menggelar Pertemuan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA) 2025 di Aula Bhinneka Tunggal Ika Kantor BPOM, Selasa (21/10/2025). Acara ini tidak hanya menjadi forum refleksi atas capaian program keamanan pangan berbasis komunitas, tetapi juga momentum apresiasi melalui Lomba Germas SAPA yang telah berlangsung sejak akhir 2024. Lomba ini menjadi sarana untuk menilai, mengapresiasi, sekaligus memotivasi desa, pasar, sekolah, dan unit pelaksana teknis (UPT) BPOM yang konsisten menjalankan program keamanan pangan. 

Tiga program utama yang menjadi fokus penilaian lomba adalah Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK), serta Sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman. Setiap program dibagi ke dalam 3 wilayah penilaian, yaitu regional barat, tengah, dan timur. Khusus untuk kategori sekolah, penilaian juga dikelompokkan berdasarkan jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah, sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah, hingga sekolah menengah atas/madrasah aliyah. Implementasi program utama Germas SAPA di setiap wilayah dilakukan di bawah pendampingan Balai Besar/Balai POM di masing-masing wilayah.

Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan bukan sekadar seremoni, ini adalah bukti nyata kerja keras masyarakat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pangan aman, sehat, dan bergizi. “Germas SAPA adalah investasi masa depan dalam membangun sumber daya manusia unggul menuju visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Lomba Germas SAPA 2025 dilaksanakan melalui mekanisme penilaian yang ketat dan transparan. Tahapannya dimulai dari pengiriman profil desa, pasar, dan sekolah pada Desember 2024 hingga Januari 2025. Dilanjutkan dengan penilaian dokumen pada Maret hingga Juni 2025, wawancara serta verifikasi daring pada Juni hingga Juli 2025, dan puncaknya pengumuman pemenang pada 21 Oktober 2025. 

Penilaian dilakukan oleh tim lintas kementerian/lembaga, yaitu Kementerian Kesehatan, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes dan PDT), Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, Badan Pangan Nasional, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN), hingga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kriteria yang digunakan meliputi keberhasilan pelaksanaan program, inovasi dan inisiatif yang dilakukan komunitas, keberlanjutan dan kemandirian, serta integrasi dengan program lain di tingkat lokal maupun nasional.

Hasil penilaian menunjukkan capaian yang membanggakan. Wilayah pengawasan Balai Besar POM di Gorontalo berhasil meraih penghargaan terbanyak dengan 5 gelar juara, termasuk Juara 1 Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas Regional Timur, Juara 1 PJAS kategori SD, Juara 1 PJAS kategori SMP, Juara 2 PJAS kategori SMA, serta Juara 2 Desa Pangan Aman Regional Timur. Disusul oleh Balai Besar POM di Surabaya, Balai Besar POM di Banjarbaru, dan Balai Besar POM di Kupang yang masing-masing meraih 4 penghargaan. (Daftar lengkap pemenang dapat dilihat pada lampiran)

Menanggapi prestasi yang diraih daerahnya, Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPOM. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama masyarakat bekerja keras dengan pendampingan BPOM, berfokus pada hasil nyata yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat. “Hasil akhir yang tujuannya adalah untuk masyarakat, keamanannya, dan gizinya. Alhamdulillah mereka di daerah bekerja keras dengan kawalan BPOM melalui program-programnya”, ungkap Indra Gobel.

Selain itu, penghargaan khusus diberikan kepada UPT terbaik dalam pengelolaan program, di antaranya Balai Besar POM di Mataram untuk Desa Pangan Aman, Balai POM di Manokwari untuk PPABK, Balai Besar POM di Samarinda untuk Sekolah PJAS Aman, Balai Besar POM di Jakarta untuk pendampingan usaha mikro kecil (UMK) pangan olahan, dan Balai Besar POM di Yogyakarta untuk pemberdayaan masyarakat di bidang pangan olahan.

Apresiasi ini memiliki makna lebih dari sekadar simbol. Program Desa Pangan Aman terbukti mampu menekan kasus diare akibat pangan tidak aman, dengan potensi penghematan anggaran hingga Rp72,94 miliar. Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas telah melibatkan ribuan pedagang dan petugas pasar untuk aktif memantau peredaran pangan, sementara program PJAS Aman memastikan jajanan sekolah lebih sehat dan bergizi bagi anak-anak.

Selain penyerahan penghargaan, pertemuan ini juga diisi dengan talkshow bertema “Hand in Hand for Better Foods and a Better Future”. Diskusi ini menghadirkan narasumber BPOM dan  lintas sektor, antara lain Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM Elin Herlina, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan, Direktur Pengembangan Produk Unggulan Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT M. Ridha Haykal Amal, serta Direktur SMP Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikdasmen Maulani Mega Hapsari. Talkshow ini menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan dan keamanan pangan di seluruh rantai produksi hingga konsumsi.

Pertemuan Germas SAPA 2025 menegaskan bahwa lomba, apresiasi, dan penghargaan yang diberikan bukan hanya ajang kompetisi, melainkan instrumen nyata untuk mendorong perubahan perilaku, memperkuat komitmen, dan memastikan keberlanjutan program keamanan pangan berbasis komunitas. Dengan semangat kebersamaan, BPOM berharap Germas SAPA terus menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pangan aman, sehat, dan bergizi bagi seluruh masyarakat Indonesia, sekaligus memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045. (HM-Hendriq)


Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

 

LAMPIRAN DAFTAR PEMENANG LOMBA GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT SADAR PANGAN AMAN (GERMAS SAPA) TAHUN 2025 BPOM

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana