Jakarta – BPOM menggelar kegiatan Apresiasi Pegawai di Aula Gedung Bhinneka Tunggal Ika Kantor BPOM, Rabu (30/9/2026). Acara yang mengusung tema "Mengapresiasi Jejak Karya, Menyambut Harapan dan Semangat Baru" ini merupakan momen perpisahan bagi para pegawai yang telah menyelesaikan masa tugasnya dan yang memasuki masa purnabakti, sekaligus menjadi ajang penyambutan bagi pegawai baru dari Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN).
Dalam acara tersebut, Kepala BPOM secara khusus menyematkan pin dan menyerahkan piagam penghargaan kepada Sekretaris Utama BPOM Irjen Pol. Jayadi, Deputi Bidang Penindakan (Deputi 4) BPOM Irjen Pol. Tubagus Ade Hidayat, serta Direktur Penyidikan Obat dan Makanan Brigjen Pol. Partomo Iriananto. Penghargaan serupa juga diberikan kepada para purnabakti Kepala Balai Besar POM, yaitu I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Leonard Duma, Rustyawati, Martin Suhendri, dan Sem Lapik, yang setidaknya telah bertugas dan mengabdi di BPOM selama lebih dari 30 tahun.
Sementara itu, sejumlah 24 orang pegawai baru lulusan STIN yang terdiri dari 20 orang laki-laki dan 4 orang wanita diterima oleh BPOM. Para pegawai baru tersebut akan mulai bertugas dengan rincian penempatan sebanyak 4 orang di pusat dan 20 orang di unit pelaksana teknis (UPT) BPOM. Mereka nantinya akan menduduki jabatan fungsional sebagai Pengawas Farmasi Makanan Ahli Pertama dan Sandiman Ahli Pertama.
Dalam sambutannya, Kepala BPOM Taruna Ikrar menyampaikan penghargaan dan apresiasi atas nama institusi kepada para pegawai yang telah menuntaskan masa tugasnya di BPOM, baik yang memasuki masa purnabakti maupun yang akan melanjutkan pengabdian di instansi asalnya. “Pergantian peran adalah bagian dari perjalanan organisasi, sehingga pengalaman, nilai, dan keteladanan yang telah dibangun oleh para pendahulu harus terus dijaga agar BPOM semakin kuat dalam menjalankan tugasnya melindungi masyarakat,” tutur Taruna.
Kepada keluarga besar yang baru bergabung, Kepala BPOM menyambut kehadiran mereka. Taruna berharap agar bekal ilmu yang diperoleh dari STIN dapat semakin memperkuat kemampuan BPOM dalam mengenali potensi pelanggaran sejak dini, mengolah informasi secara cermat, serta mendukung proses pengawasan dan penindakan agar berjalan lebih efektif.
Sebagai penutup, Kepala BPOM memberikan pesan kepada para pegawai yang bergabung agar dapat menunjukkan kinerja yang terbaik untuk terus membangun kepercayaan publik terhadap kinerja dan kapabilitas BPOM dalam mengawal ketersediaan obat dan makanan yang terjamin keamanan dan mutunya bagi masyarakat. “Utamakan kepentingan masyarakat dan organisasi, bangun kolaborasi dengan berbagai pihak, serta jaga integritas dalam setiap tindakan dan keputusan,” tegas Kepala BPOM. (HM-Hendriq)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
