BPOM Raih Anugerah Reksa Bandha, Tegaskan Komitmen Integritas dan Optimalisasi Aset Negara

13-02-2026 Kerjasama dan Humas Dilihat 391 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta – BPOM kembali meraih penghargaan Anugerah Reksa Bandha dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta IV pada pelaksanaan sosialisasi pelaksanaan pengelolaan dan lelang BMN di Jakarta, Kamis (12/2/2026). Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas kinerja unggul dalam pengelolaan barang milik negara (BMN) dan pelaksanaan layanan lelang secara profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Pada kesempatan tersebut, Kepala KPKNL Jakarta IV Bambang Sulistyono menyerahkan 2 penghargaan yang berhasil diraih BPOM atas kinerja tahun 2025. Pertama, Terbaik Pertama kategori Satuan Kerja dengan Tertib Administrasi Berkas Permohonan Lelang Tahun 2025 dari Pelaksanaan Lelang Wajib Barang Milik Negara. Kedua, Terbaik Ketiga kategori Satuan Kerja dengan Tindak Lanjut Pengelolaan Barang Milik Negara Terbaik. Penghargaan ini menjadi pengakuan bahwa BPOM telah melakukan upaya pengelolaan BMN dengan baik, termasuk dalam kualitas pelaporan.

Penghargaan ini diberikan kepada satuan kerja di lembaga pemerintah yang tidak hanya mencatatkan capaian kuantitatif seperti nilai pokok dan frekuensi lelang maupun kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tetapi juga menunjukkan kualitas tata kelola dan kepatuhan administrasi yang konsisten.  Bambang Sulistyono menegaskan penghargaan diberikan kepada satuan kerja yang tertib dan bertanggung jawab dalam pengelolaan BMN. Penghargaan ini merupakan bentuk komitmen menjaga kekayaan negara untuk kemakmuran rakyat. Hasil penilaian menunjukkan BPOM mampu memenuhi indikator tersebut dengan baik, mulai dari kepatuhan terhadap regulasi, ketertiban dokumen, hingga ketepatan waktu pelaporan dan penyelesaian tindak lanjut administrasi.

Capaian ini sejalan dengan transformasi Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dari Asset Administrator menjadi Asset Manager, yang menuntut pengelolaan BMN tidak sekadar tertib administratif, melainkan juga mampu memberikan nilai tambah ekonomi melalui optimalisasi penggunaan dan pemanfaatan aset. Dalam konteks tersebut, BPOM dinilai berhasil mengidentifikasi aset idle atau under-utilized secara berkala serta menyusun perencanaan penghapusan dan lelang secara terintegrasi dengan target kinerja organisasi.

Kepala BPOM Taruna Ikrar menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan moral bagi seluruh jajaran untuk terus memperkuat tata kelola aset negara. “Pengelolaan BMN bukan hanya kewajiban administratif, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab institusi dalam menjaga kepercayaan publik. Kami berkomitmen memastikan setiap aset negara di lingkungan BPOM dikelola secara transparan, efisien, dan memberikan nilai tambah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa integritas menjadi fondasi utama dalam setiap proses, mulai dari perencanaan kebutuhan, pemanfaatan, hingga penghapusan aset. “Kami terus membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi profesionalisme, akuntabilitas, serta prinsip anti-fraud dan anti-gratifikasi. Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa kualitas tata kelola harus selalu berjalan seiring dengan pencapaian kinerja,” tambahnya.

Koordinasi aktif dengan KPKNL Jakarta IV turut memperkuat kelancaran proses, mulai dari pengajuan permohonan lelang, kelengkapan legalitas subjek dan objek lelang, hingga penyampaian risalah lelang dan bukti setor sesuai ketentuan. Seluruh tahapan dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas serta memastikan tidak terdapat konflik kepentingan dalam setiap prosesnya.

Diraihnya Anugerah Reksa Bandha menjadi bukti komitmen BPOM dalam membangun budaya kerja yang bersih dan profesional. Penghargaan ini bukan sekadar pengakuan simbolis, tetapi juga menjadi motivasi bagi BPOM untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola BMN demi optimalisasi aset negara dan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat. (HM-Fathan)

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana