BPOM Teguhkan Komitmen untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Rakyat Indonesia

17-08-2025 Kerjasama dan Humas Dilihat 997 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta - Dalam suasana penuh khidmat dan kebanggaan nasional, BPOM menyelenggarakan upacara bendera Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan Kantor BPOM Pusat di Jakarta, Minggu (17/8/2025). Kepala BPOM Taruna Ikrar tampil sebagai Inspektur Upacara dengan mengenakan busana adat khas Banjarmasin, memimpin jalannya upacara yang diikuti oleh sekitar 75% pegawai BPOM dari seluruh unit kerja.

Yang membuat peringatan tahun ini terasa istimewa, seluruh peserta upacara mengenakan Wastra Nusantara, kain tradisional khas dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran busana adat seperti Betawi, Jawa, Sumatera, Madura, hingga Kalimantan memperlihatkan semangat keberagaman yang menyatu dalam semangat persatuan, selaras dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika.

Menyampaikan sedikit pesannya, Kepala BPOM menegaskan kembali pentingnya menjaga kedaulatan bangsa, khususnya di bidang kesehatan masyarakat. “Sejalan dengan tema HUT ke-80 RI: 'Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju', BPOM terus berkomitmen menjaga kedaulatan bangsa melalui pengawasan obat dan makanan yang andal, inovatif, dan berbasis ilmu pengetahuan,” ujar Taruna Ikrar.

BPOM tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga sebagai pendamping industri untuk memastikan produk yang beredar di masyarakat, baik obat, obat bahan alam, suplemen kesehatan, kosmetik, maupun pangan olahan, aman, bermutu, dan berdaya saing global. Hal ini menjadi bagian dari kontribusi nyata BPOM dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, sejahtera, dan mandiri.

Upacara berjalan dengan tertib dan penuh semangat, terlebih saat Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) BPOM melaksanakan tugasnya dengan penuh kehormatan. Tahun ini, Pasukan 17 dan Pasukan 8 serta Komandan Peleton (Danton) terdiri dari 40 orang terpilih dari 357 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) BPOM Pusat tahun 2025. Para anggota Paskibra telah menjalani pelatihan intensif sejak pertengahan Juli.

Salah satu petugas, Verdy Ageng Primadani dari Pasukan 17, mengaku tetap merasa gugup meski sudah berlatih selama 1,5 bulan. “Rasanya tetap deg-degan saat membentangkan bendera di depan semua peserta, tapi ini jadi pengalaman berharga yang tak terlupakan,” ujarnya.

Rekannya, Gneissa Laksmi Kriswani, juga mengungkapkan kebanggaannya menjalani tugas sebagai paskibra di tahun pertama bergabung bersama BPOM. “Ini momen yang akan terus saya kenang sebagai bagian dari perjalanan pengabdian saya di BPOM,” tuturnya.

Selain CPNS sebagai anggota Paskibra dan Komandan Peleton, sejumlah pimpinan tinggi pratama turut mengemban tugas penting dalam pelaksanaan upacara ini. Direktur Intelijen Obat dan Makanan Rizkal bertugas sebagai Perwira Upacara, sementara Kepala Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan A. Indra Jaya Sukma didapuk menjadi Komandan Upacara.

Turut pula bertugas, Direktur Pemberdayaan Pelaku Usaha dan Masyarakat Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik Nurvika Widyaningrum yang mendampingi Inspektur Upacara;  Direktur Pengawasan Peredaran Pangan Olahan Didik Joko Pursito membacakan teks Undang-Undang Dasar 1945; dan Direktur Cegah Tangkal Irwan memimpin doa penutup yang menyejukkan suasana.

Dalam rangkaian upacara hari ini, Kepala BPOM menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada perwakilan pegawai BPOM yang telah berkarya selama 30, 20, dan 10 tahun. Sebelum upacara berakhir, paduan suara BPOM menyemarakkan suasana dengan melantunkan lagu 17 Agustus 1945 atau lebih dikenal dengan lagu Hari Merdeka dan lagu Merah Putih (Berkibarlah Bendera Negeriku).

Setelah upacara dilakukan pengumuman dan penyerahan hadiah permainan dalam rangka lomba Agustusan. Permainan yang dilombakan antara lain tarik tambang, estafet sarung, dan estafet terigu. Inspektorat Utama menjadi satuan kerja yang memenangkan banyak lomba.

Upacara ini menjadi wujud nyata semangat nasionalisme dan pengabdian aparatur negara. Lebih dari sekadar seremonial, peringatan HUT RI ke-80 ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi internal dan semangat pengabdian, demi mewujudkan perlindungan kesehatan masyarakat yang lebih kokoh, dalam rangka membangun Indonesia yang semakin maju dan berdaulat. (HM-Nelly)

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

 

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana