Jakarta — Jumat pagi (15/8/2025) menjelang Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, suasana meriah dan penuh keceriaan menyelimuti Kantor BPOM Pusat di Jalan Percetakan Negara Nomor 23. Dalam semangat mensyukuri makna kelahiran negeri, seluruh jajaran BPOM, mulai dari pimpinan hingga staf, berkumpul di lapangan BPOM untuk merayakan momen istimewa ini.
Jumat pagi BPOM menjadi Hari Krida rutin BPOM yang diisi dengan kegiatan olahraga bersama. Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI, hari ini tidak hanya menghadirkan bermacam kegiatan olahraga, namun juga diisi berbagai kegiatan mulai dari seni, panggung apresiasi, dan perlombaan, hingga aksi kemanusiaan melalui donor darah. Rangkaian kegiatan tersebut menjadikan pagi ini penuh energi positif dan kebersamaan. Di tengah rutinitas yang padat dan tanggung jawab mengawasi obat dan makanan, momen ini menjadi ruang bernapas untuk menyegarkan pikiran dan menguatkan persaudaraan.
Kebersamaan pagi itu dimulai dengan derap langkah penuh energi dari para pelari BPOM. Mengenakan kostum lari kebanggaan, anggota komunitas BPOM Runners memulai hari dengan rute sejauh 5 kilometer mengelilingi area sekitar kantor BPOM. Tak kurang dari 60 pelari, termasuk beberapa pimpinan BPOM, ikut ambil bagian dalam sesi lari tersebut. Kegiatan ini sekaligus menjadi perayaan 6 tahun perjalanan komunitas yang berdiri sejak 2019. Tepat pukul 06.00 WIB, mereka mulai melangkah, menikmati udara pagi sambil menyapa sesama pelari. Sekitar 1 jam kemudian, runners kembali ke titik awal di halaman BPOM, tempat mereka memulai dan menuntaskan lari bersama ini.
Setelahnya, seluruh pegawai BPOM berkumpul di lapangan untuk mengikuti senam bersama. Gerakan penuh semangat semakin terasa istimewa karena Kepala BPOM Taruna Ikrar turut hadir bergabung. Setelah tubuh terasa lebih segar, acara berlanjut dengan pengumuman pemenang berbagai lomba dalam rangka Krida Cup yang telah dilaksanakan sejak awal tahun 2025. Kepala BPOM secara langsung melakukan penyerahan hadiah dan apresiasi bagi panitia pendukung.
Selayaknya perayaan tujuh belasan Agustus, kegiatan berlanjut dengan rangkaian perlombaan, yaitu lomba estafet sarung, kotak suit, voli balon air, tarik tambang, hingga estafet tepung. Seluruh perlombaan mempertandingkan peserta yang merupakan pegawai dari unit kerja eselon I BPOM, mulai dari Kesektamaan, Kedeputian 1 sampai 4, Inspektorat Utama, hingga Pusat-Pusat.
Kepala BPOM kemudian menyampaikan sambutan dan memulainya dengan pantun. “Menikmati malam di taman kota, menonton pertunjukan di atas pentas, memeriahkan HUT Republik Indonesia tercinta, mari berlomba menjunjung sportivitas,” buka Kepala BPOM. Pantun ini disambut riuh tepuk tangan dari para pegawai.
Dalam pesannya, Taruna Ikrar menyampaikan bahwa di usia 80 tahun yang relatif muda bagi sebuah negara, semangat muda adalah modal penting untuk terus bersama membangun bangsa dan negara. “Lewat BPOM, kita bisa membantu mewujudkan Indonesia sehat, Indonesia bahagia, dan Indonesia sejahtera, melalui kontribusi nyata BPOM untuk Indonesia,” ujarnya.
Kepala BPOM juga menegaskan bahwa berbagai pertandingan dan perlombaan yang digelar bukanlah soal menang atau kalah, melainkan untuk bergembira dan menjaga kesehatan bersama. “Selamat bergembira, menjadi bagian dari keluarga besar BPOM, memeriahkan dan menyambut kemerdekaan 17 Agustus,” tutup Kepala BPOM.
Begitulah cerita perayaan 17 Agustus di BPOM kali ini yang digelar secara sederhana, namun penuh kehangatan dan keceriaan, serta menyimpan filosofi besar bahwa kemerdekaan harus dirayakan dengan persatuan, sportivitas, dan rasa syukur yang tulus. Sebab bangsa yang kuat tidak hanya lahir dari sejarah perjuangannya, tetapi juga dari warganya yang tak henti memelihara semangat itu di setiap langkah.
Semangat itu hadir di BPOM hari ini, dipupuk dan dipelihara setiap hari, dan seterusnya menemani pada setiap waktu berganti. Dalam niat tulus berkontribusi melalui jalur pengabdian, mewujudkan obat dan makanan aman bagi bangsa dan segenap Indonesia raya. (HM-Hendriq)
Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
