Pontianak - Melanjutkan rangkaian kegiatan kunjungan kerja di Pontianak, Badan POM menyelenggarakan kegiatan Komunikasi, Edukasi dan Informasi (KIE) melalui Kampanye Cerdas Menggunakan Kosmetik untuk Generasi Milenial di Grand Mahkota Hotel Pontianak, jumat (06/09). Diikuti oleh peserta dari kalangan pelajar Sekolah Menengah Atas dan Mahasiswa di Kota Pontianak, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengetahuan para generasi muda dalam memilih dan menggunakan kosmetik dengan cerdas.
Mewakili Gubernur Kalimantan Barat, Asisten Tiga Gubernur Bidang Administrasi dan Umum, Marlina Al Mutahar menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih telah diselenggarakan kegiatan tersebut. “Melalui kegiatan hari ini, kami harapkan ke depannya para generasi muda bisa lebih peduli dalam memilih dan menggunakan kosmetik yang aman.” Ungkapnya.
Senada dengan Marlina, dalam sambutannya Kepala Balai Besar POM di Pontianak mengungkapkan perlunya peningkatan pengetahuan dan awareness generasi milenial, terutama dalam memilih dan menggunakan kosmetik yang aman. “Kampanye Cerdas Menggunakan Kosmetik untuk Generasi Milenial hari ini merupakan salah satu upaya meningkatkan pengetahuan dan kepedulian generasi milenial dalam memilih dan menggunakan produk kosmetik yang memenuhi persyaratan.” Jelasnya.
Pesatnya perkembangan teknologi digital sekarang ini merubah pola promosi dan konsumsi kosmetik. Penyebaran informasi serta transaksi jual beli kosmetik secara online meningkatkan peluang penyebaran informasi hoax, publikasi iklan kosmetik yang menyesatkan, maupun penjualan kosmetik ilegal, mengandung bahan dilarang/berbahaya atau tidak memenuhi persyaratan.
Selama tahun 2018 temuan Badan POM didominasi oleh produk kosmetik ilegal dengan nilai ekonomi mencapai Rp.126 Milyar atau 77% dari total temuan Obat dan Makanan ilegal (Rp.164 Milyar). Selain itu, pada awal tahun 2019 ditemukan pabrik kosmetik ilegal senilai Rp.30 M di wilayah Jakarta.
Kepala BBPOM Pontianak mengharapkan Generasi milenial yang hadir saat ini dapat menjadi duta penyebaran informasi kepada keluarga, tetangga, sahabat serta teman-teman di sekolah. “Jadilah pelopor perubahan yang baik bagi lingkungan dengan berbagi informasi yang benar (bukan hoax) dan mempromosikan penggunaan kosmetik yang aman, bermanfaat, dqn bermutu,” tutupnya.
Dalam kegiatan tersebut diselenggarakan talkshow cerdas memilih kosmetik dengan narasumber Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik, Mayagustina Andarini. Dalam paparannya Maya menjelaskan untuk selalu memilih kosmetik yang aman dengan “Cek KLIK”, yaitu memastikan kemasan dalam kondisi baik, membaca label, mencermati izin edar produk, memastikan tidak melewati masa kedaluwarsa, serta jangan mudah tergiur dengan janji-janji dalam iklan dan promosi produk. “Untuk para generasi milineal harus lebih berhati-hati memilih kosmetik dan jangan mudah tergiur dengan promosi yang berlebihan seperti memutihkan, meremajakan, dll,” imbau Maya menutup penjelasannya. (HM-Bayu)
Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan.
