Genderang Wellfest Ditabuh, BPOM Dorong Ekosistem Wellness Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Indonesia

03-08-2025 Kerjasama dan Humas Dilihat 1541 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Tangerang – Kepala BPOM Taruna Ikrar membuka kegiatan Wellness Festival (Wellfest) 2025, Sabtu (2/8/2025). Mengusung tema “Elevate Your Well-Being”, Wellfest 2025 diselenggarakan sebagai bagian dari upaya nyata mendorong hadirnya produk wellness yang aman, bermutu, bermanfaat, dan berdaya saing. 

Turut hadir pada pembukaan kegiatan, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad. Selain itu, hadir pula Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Rizka Andalusia, serta perwakilan kementerian/lembaga terkait, perwakilan Dharma Wanita Persatuan Pusat dan BPOM, perwakilan asosiasi dan pimpinan industri usaha mikro kecil menengah (UMKM) di bidang obat dan makanan, organisasi profesi dan organisasi masyarakat.

“Wellfest 2025 dirancang untuk memberikan pengalaman wellness lifestyle holistic dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Tidak hanya menampilkan produk-produk wellness, juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat serta ruang kolaborasi bagi seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong terciptanya ekosistem wellness di Indonesia,” tutur Taruna Ikrar pada opening speech-nya.

Tren positif ekonomi global di sektor wellness terlihat semakin meningkat. Tren ini terlihat sejak Pandemi COVID-19 yang mengubah cara pandang masyarakat dunia, termasuk Indonesia, terhadap kesehatan, gaya hidup, dan kesejahteraan secara menyeluruh. 

Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga daya tahan tubuh, kualitas hidup, dan pencegahan penyakit terus membaik. Hal ini membuka peluang bagi industri wellness nasional Indonesia yang memiliki kekayaan biodiversitas dengan lebih dari 30.000 jenis tanaman dan sumber alami lain yang potensial untuk dimanfaatkan dan dikembangkan oleh industri.

“Industri serta UMKM obat dan makanan di Indonesia saat ini tercatat tidak kurang dari 13.525 industri, di antaranya 237 industri obat, 168 industri obat bahan alam dan 1.043 UMKM obat bahan alam, 139 industri kosmetik dan 1.153 UMKM kosmetik, serta 990 industri pangan olahan dan 9.795 UMK pangan olahan. Kontribusi pasar obat dan makanan pada perekonomian nasional mencapai Rp6.000 triliun per tahun. Oleh karena itu, pengawasan aspek keamanan, manfaat/khasiat, dan mutu obat dan makanan yang dilaksanakan BPOM sangatlah penting,” tegas Taruna Ikrar.

Taruna Ikrar berkomitmen BPOM akan terus memperkuat dukungan terhadap UMKM, salah satunya melalui kolaborasi dengan industri obat dan makanan dalam Program Orang Tua Angkat (OTA) UMKM. 

“Kami mengapresiasi 4 industri kosmetik yang akan menandatangani komitmen menjadi OTA UMKM pada kesempatan ini. Dengan demikian, 10 industri kosmetik, 20 industri obat bahan alam, dan 26 industri pangan telah berkomitmen menjadi OTA UMKM. Kerja sama ini diharapkan terus meluas sehingga mendorong peningkatan daya saing produk UMKM, khususnya produk wellness, dan pertumbuhan ekonomi nasional,” ucap Taruna lagi.

“Tren hidup sehat banyak anak muda yang “mosting” [mengunggah] kegiatan olahraga, lari, tennis, paddle, dan aktivitas lainnya mulai melirik makanan dan minuman yang sehat. Ini merupakan momentum bagi kita semua, terutama anak muda, yang aware terhadap kesehatan. Pastinya untuk obat dan makanan yang aman, kita bergantung kepada BPOM,” ucap Raffi Ahmad dalam sambutannya. 

Raffi juga mengapresiasi tradisi minum jamu yang telah mendapat pengakuan global dari UNESCO sebagai warisan budaya tak benda pada 2023. Tentunya, pemerintah akan terus mendorong hilirisasi jamu, produk herbal, dan juga wellness tourism sebagai ekonomi baru. 

Taruna Ikrar memastikan BPOM akan memanfaatkan potensi dan peluang pengembangan industri wellness melalui kebijakan terintegrasi, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat memiliki peran masing-masing untuk menciptakan rantai demand maupun supply industri beauty dan wellness Indonesia.

“Wellfest 2025 diharapkan dapat memberikan dampak besar dalam peningkatan pemanfaatan obat bahan alam, suplemen kesehatan, kosmetik, dan pangan olahan. Selain itu, Wellfest 2025 dapat meningkatkan literasi masyarakat untuk meningkatkan kualitas kesehatan dengan wellness lifestyle,” pungkas Taruna. 

Rangkaian Wellfest 2025 diselenggarakan selama 3 hari di Atrium Bintaro Jaya XChange Mall 2 pada 1–3 Agustus 2025. Kegiatan diisi dengan talkshow yang membahas beberapa topik seputar wellness.

Pada hari ke-2, talkshow membahas tentang “Pangan Aman dan Sehat untuk Anak Hebat, Indonesia Kuat” dengan narasumber dr. Ikhsanuddin Qothi dan Direktur Registrasi Pangan Olahan BPOM Sintia Ramadhani. Topik talkshow selanjutnya adalah “Butuh Suplemen Kesehatan untuk Recharge Energi? Eits, Jangan Asal FOMO” yang dibawakan oleh dr. Adib Dwitamma Putra dan Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik (Deputi 2) BPOM Mohamad Kashuri. 

Bersamaan dengan pembukaan kegiatan di hari ke-2, dilakukan penandatanganan Komitmen OTA UMKM oleh PT Sayap Mas Utama, PT Mandom Indonesia, PT Eka Jaya International, dan PT Unza Vitalis yang disaksikan oleh Kepala BPOM. Selain itu, dilakukan penyerahan sertifikat bagi UMKM  Anak Angkat yaitu kepada PT Sayap Mas Utama dan CV Maristiq Lit Beauty-Jawa Timur, serta penyerahan nomor izin edar (NIE) kepada CV Madu Apiari Mutiara-Depok, PT Harizah Kreatif Produksi-Yogyakarta dan PT Jamu Kito Internasional-Bengkulu. 

Pada hari ke-3, kembali menghadirkan talkshow dengan narasumber ahli, yaitu expert di bidang kecantikan dr. Yessica Tania, kreator konten cilik Ryu Kintaro, Ketua Gabungan Pengusaha Jamu (GP Jamu) Jony Yuwono, Deputi 2 BPOM, serta Direktur Pengawasan Kosmetik I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa. Topik yang dibahas yaitu tentang “Jamu: Wellness Heritage di Tangan Gen Alpha” dan “Review Kosmetik, Jangan Asal Gimmick!”. 

Peserta juga dapat melihat dan menikmati berbagai produk wellness melalui 83 booth pameran industri dan UMKM obat tradisional, suplemen kesehatan, obat kuasi, kosmetik, dan pangan olahan yang dihadirkan di sekitar lokasi kegiatan.  Selain itu, peserta yang hadir juga disuguhi penampilan hiburan oleh artis ibukota, antara lain Krisdayanti, Barasuara, Iwa K, dan Kunto Aji. (HM-Rizky) 

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana