Ingat WTP! Waspada, Teliti, dan Peduli

28-08-2013 Umum Dilihat 2156 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Umum

Badan POM tak pernah lelah untuk terus melaksanakan salah satu misinya m emberdayakan masyarakat agar mampu melindungi diri dari obat dan makanan yang berisiko terhadap kesehatan . Kali ini, melalui kegiatan talkshow “Badan POM Sahabat Ibu” yang diselenggarakan di Auditorium Mandiri Club Jakarta, Selasa, 27 Agustus 2013, Badan POM berbagi pengetahuan mengenai “STOP! Supaya Terhindar dari Obat Palsu” dengan ibu-ibu dari Persatuan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia ( PIISEI ), dimana Ayu Dyah Pasha hadir sebagai bintang tamu.

Pada kesempatan tersebut, Nies Martowardoyo, wakil ketua PIISEI Pusat menyampaikan bahwa talkshow “Badan POM Sahabat Ibu” sejalan dengan p rogram PIISEI untuk menambah wawasan dan memperluas pengetahuan anggota. “Dengan pengetahuan yang kita dapatkan hari ini, marilah kita lebih berhati-hati sebelum mengkonsumsi obat yang belum tentu mempunyai izin edar dan terbukti khasiatnya ”, ungkap Nies. Beliau juga mengajak agar seluruh peserta mengikuti talkshow dengan p enuh semangat dan antusias agar dapat menyerap dan memahami materi talkshow hari ini.

Deputi Bidang Pengawasan Produk Terapetik dan NAPZA Badan POM, Dra. Antonia Retno Tyas Utami, Apt., M.Epid. selaku narasumber utama talkshow mengatakan “Jangan membeli obat asal dan jangan asal membeli obat”, karena membeli dan mengkonsumsi obat sembarangan termasuk obat ilegal dan atau palsu, dapat membuat k ondisi pasien tidak membaik atau bahkan bertambah buruk (menderita komplikasi), dapat berakibat fatal (kematian), dan biaya pengobatan pun menjadi lebih tinggi.

Obat ilegal (obat tanpa izin edar dan obat palsu) biasanya sering ditemukan di gerobak pinggir jalan, f reelance (perorangan), dan i nternet (untuk obat yang dibeli secara online). Karena itu, j angan membeli obat di tempat-tempat yang mencurigakan . Sebelum membeli obat, ingat WTP (Waspada, Teliti, dan Peduli). Waspada terhadap penawaran obat dengan harga murah termasuk online, t eliti obat yang kita beli atau akan kita konsumsi, dan p eduli terhadap semua informasi terkait obat dan laporkan kepada dokter/apoteker di apotek jika menemukan hal yang mencurigakan .

Pengawasan Badan POM terhadap peredaran obat ilegal termasuk palsu, perlu didukung oleh masyarakat. Karena itu, Badan POM mencanangkan Gerakan Nasional Waspada Obat dan Makanan Ilegal (GN-WOMI). Gerakan tersebut merupakan p rogram pemberdayaan masyarakat untuk menurunkan kebutuhan terhadap produk ilegal yang berskala nasional.

Pada kesempatan yang sama, Irhama Hayati, S.Si.,Apt.,MTI., perwakilan dari Pusat Informasi Obat dan Makanan, menyampaikan materi tentang cara membuka website Badan POM dan cara mencari informasi tentang obat dan makanan secara online.

Setelah mengikuti talkshow “Badan POM Sahabat Ibu”, diharapkan ibu-ibu PIISEI akan menyebarkan informasi tentang obat dan makanan kepada anggota keluarga, ibu-ibu di lingkungan sekitarnya, dan kelompok masyarakat lainnya, agar menjadi konsumen cermat dan cerdas. HM-05

 

Biro Hukmas

 

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana