Kebun Tanaman Obat Badan POM RI

15-09-2009 Umum Dilihat 2251 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Umum

Pada beberapa tahun terakhir ini, minat akan produk makanan maupun obat-obatan berbasis bahan baku alami semakin meningkat. Namun yang sangat penting dicermati adalah konsekuensi dari pemanfaatan sumber daya hayati tanaman berkhasiat obat tanpa upaya pembudidayaannya dan diperoleh dengan mengeksploitasi/ memanen secara liar, tentunya akan mendorong timbulnya kerusakan ekologi dan mengakibatkan laju kelangkaan tumbuhan di habitat alaminya semakin cepat.

Sesuai dengan Keputusan Presiden RI Nomor 103 Tahun 2001 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Pemerintah Non Departemen sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2005, Keputusan Presiden RI Nomor 110 Tahun 2001 tentang Unit Organisasi dan Tugas Eselon I Lembaga Pemerintah Non Departemen sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2005 dan Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Nomor 02001/SK/KB/KBPOM Tahun 2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pengawas Obat dan Makanan sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor HK.00.05.21.4231 Tahun 2004, Direktorat Obat Asli Indonesia diberi wewenang untuk penetapan pedoman penggunaan, konservasi, pengembangan dan pengawasan tanaman obat.

Informasi detil dapat dilihat pada link berita terkait di bawah

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana