Kepala Badan POM Baru - Dra. Kustantinah, Apt, MAppSc

12-01-2010 Umum Dilihat 4817 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Umum

Menteri Kesehatan dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, DR. PH pada hari ini, 12 Januari 2010 sekitar pukul 13.00 WIB melantik Kepala Badan POM, ibu Dra. Kustantinah, Apt, MAppSc menggantikan ibu dr. Husniah Rubiana Thamrin Akib, MS, MKes, SpFK. Ibu Dra. Kustantinah, Apt MAppSc sebelumnya menjabat Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alkes, Kementerian Kesehatan. Selain itu juga dilantik ibu Dra. Sri Indrawaty, Apt, MKes menjadi Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alkes, yang sebelumnya sebagai Direktur Standarisasi OT, Kosmetik dan Produk Komplemen – Badan POM.

Menteri Kesehatan menyampaikan dengan diterbitkannya Perpres no. 47 tahun 2009 perihal Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara maka akan dilakukan penataan manajerial maupun operasional terutama menyangkut hukum dan peraturan. Selain itu Menteri Kesehatan mengingatkan bahwa pada tanggal 1 Februari 2010, program 100 hari akan segera berakhir. Fokus kerja mengacu pada 4 program utama yaitu: Program Pertama, peningkatan pembiayaan kesehatan untuk memberikan jaminan kesehatan masyarakat dengan penekanan pada penduduk miskin; Program Kedua, peningkatan kesehatan masyarakat untuk mempercepat pencapaian target tujuan pembangunan Milenim (MDGs) seperti mengurangi angka kematian ibu melahirkan, penanganan masalah gizi; Program Ketiga, pengendalian penyakit dan penanggulangan masalah kesehatan akibat bencana; Program Keempat, peningkatan ketersediaan, pemerataan dan distribusi tenaga kesehatan terutama di daerah terpencil, tertinggl, perbatasan dan kepulauan (DTPK).

Ibu dr. Endang menyebutkan bahwa 4 program utama tersebut mendukung Reformasi kesehatan sebagai agenda Kabinet Indonesia Bersatu jilid II yang akan terlaksana melalui Good Governance dan upaya-upaya kesehatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitasi yang berimbang.

Kepada Kepala Badan POM yang baru dilantik, Menteri Kesehatan menggarisbawahi perlunya koordinasi dan sinkronisasi dengan Kementerian Kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengawasan pada ketersediaan, pemerataan dan keterjangkauan obat serta menjamin keamanan, khasiat, kemanfaatan, dan mutu sediaan farmasi dan makanan.

Menteri Kesehatan juga mengingatkan untuk melaksanakan tagline Kementerian Kesehatan yang menjadi dasar setiap program yaitu: PRO RAKYAT, INKLUSIF, RESPONSIF (tanggap sesuai masalah dan wilayah), EFEKTIF dan BERSIH. Jabatan yang dipercaya harus memberikan yang terbaik bagi kepentingan organisasi dan masyarakat.

Turut dilantik pejabat eseleon I lainnya di lingkungan Kementerian Kesehatan Dr. Ratna Rosita Hendardji, MPHM sebagai Sekretaris Jenderal, Drg. H. Naydial Roesdal, M.Sc., PH, FICD sebagai Inspektur Jenderal, Dr. Faiq Bahfen, SH sebagai Staf Ahli Menkes (SAM) Bidang Mediko Legal, dan dr. H.A. Chalik Masulili, M.Sc., sebagai SAM Bidang Pembiayaan dan Pemberdayaan Masyarakat. Selain itu juga dilantik pejabat eselon II di lingkungan Kementerian Kesehatan yaitu Kepala Pusat Kerjasama Luar Negeri, Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan.

Pusat Informasi Obat dan Makanan

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana