Kepala BPOM Hadiri Rapat Paripurna, Dukung Arah APBN 2026 yang Berpihak pada Rakyat dan Layanan Publik

15-08-2025 Kerjasama dan Humas Dilihat 786 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta - Kepala BPOM Taruna Ikrar menghadiri Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2025–2026. Rapat Paripurna ini dirangkaikan dengan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto yang menyampaikan Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangan, di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya menekankan pentingnya efisiensi dan keberpihakan anggaran negara untuk kepentingan rakyat. Ia menyatakan bahwa setiap rupiah dalam APBN harus memberikan manfaat nyata melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan daya beli, serta peningkatan layanan publik. Sedangkan belanja operasional yang tidak efisien, akan dipangkas.

"APBN kita utamakan untuk memenuhi kebutuhan dasar rakyat dan menyediakan layanan publik yang terbaik," tegas Presiden. 

Kepala BPOM Taruna Ikrar menyambut positif arah kebijakan APBN 2026 yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan Asta Cita atau delapan cita-cita Presiden yang menempatkan pembangunan manusia dan reformasi pelayanan publik sebagai prioritas utama.

“APBN 2026 adalah momentum strategis untuk memperkuat peran negara dalam menjamin keamanan pangan, obat, dan pelayanan publik yang bermutu. BPOM siap mendukung melalui pengawasan yang inovatif dan berbasis sains,” ujar Taruna Ikrar.

Ia juga menyebutkan bahwa penguatan regulasi dan sistem pengawasan obat serta makanan akan menjadi bagian dari kontribusi BPOM. Upaya ini merupakan bentuk dukungan BPOM terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing, sebagaimana ditekankan dalam pidato Presiden.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua DPR RI Puan Maharani, dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin. Acara yang dibuka dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti juga oleh menteri dan kepala lembaga di pemerintahan Prabowo. Acara dilanjutkan dengan pidato pembukaan oleh Ketua DPR RI yang menyoroti ketidakpastian global dan dampaknya terhadap ekonomi nasional.

Presiden juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama DPR RI dalam penyusunan dan pengawasan APBN. Prabowo juga menguntai harapan agar dokumen RAPBN 2026 dapat membawa manfaat luas bagi rakyat Indonesia.

“Insyaallah, ikhtiar kita bersama ini akan berkontribusi bagi terwujudnya kesejahteraan rakyat Indonesia,” ucap Presiden.

Acara ditutup dengan penyerahan resmi dokumen RAPBN 2026 dan Nota Keuangan kepada Ketua DPR RI. Kemudian, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara dan penutupan sidang oleh Ketua DPR RI.

Dengan partisipasi aktif lembaga-lembaga negara, termasuk BPOM, diharapkan pelaksanaan APBN 2026 dapat selaras dengan cita-cita reformasi birokrasi. Sejalan juga dengan kemandirian ekonomi dan pelayanan publik yang berkualitas sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. (HM-Benny)

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

 

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana