Kepala BPOM Tekankan Amanah dan Integritas bagi Pegawai yang Baru Dilantik

04-11-2026 Kerjasama dan Humas Dilihat 725 kali Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Jakarta - Kepala BPOM Taruna Ikrar mengingatkan para pegawai yang baru dilantik untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kinerja terbaik dalam menjalankan tugas pengawasan obat dan makanan. Pesan tersebut disampaikan dalam Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil dan Pelantikan Pejabat Fungsional di Lingkungan BPOM di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Rabu (4/11/2026).

Taruna Ikrar menegaskan bahwa kesempatan bekerja di BPOM merupakan amanah yang tidak boleh dipandang remeh. Menurutnya, BPOM memiliki tanggung jawab mulia karena pelaksanaan tugas pengawasan obat dan makanan berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat, baik di Indonesia maupun di negara tujuan ekspor produk Indonesia.

Karena itu, ia meminta para pegawai untuk membangun motivasi dan semangat dalam memberikan kinerja terbaik. Perkembangan teknologi, lanjutnya, menghadirkan peluang sekaligus tantangan yang perlu dihadapi dengan profesionalisme, kompetensi, kerja sama, dan integritas.

Hari ini, sebanyak 31 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari sekolah kedinasan tahun 2025 resmi diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Mereka berasal dari Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dan Politeknik Siber dan Sandi Negara. Sebanyak 15 orang bertugas di BPOM Pusat, sedangkan 16 lainnya tersebar di unit pelaksana teknis (UPT) BPOM di daerah.

Selain pengangkatan CPNS menjadi PNS, Taruna Ikrar juga melantik 71 PNS ke dalam jabatan fungsional melalui perpindahan jabatan dan mekanisme inpassing. Beberapa jabatan yang dilantik adalah Pengawas Farmasi dan Makanan, Analis Kerja Sama, Analis Pengelolaan Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Pranata Keuangan APBN, dan Analis Sumber Daya Manusia Aparatur.

Salsabila Wahyu Bintari dan Matthew Osvaldo menjadi perwakilan CPNS yang menandatangani berita acara pengambilan sumpah dan pelantikan. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif William Adi Teja serta Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Elin Herlina.

Yodha Winahyoe, Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Pertama Direktorat Cegah Tangkal yang baru dilantik, menyampaikan dirinya berharap dapat terus belajar, bertumbuh, dan memberikan yang terbaik. “Sebab pada akhirnya, pengabdian sebagai seorang PNS bukan hanya tentang apa yang kita dapatkan dari negara, tetapi tentang apa yang dapat kita berikan kembali kepada bangsa dan masyarakat,” tuturnya.

Analis Kerja Sama Ahli Pertama Biro Kerja Sama dan Humas Restu Widodo mengatakan bahwa amanah dan integritas adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Menurutnya, ketika diberikan amanah melalui jabatan, berarti ada kepercayaan dan tanggung jawab yang harus kita jaga. “Karena keberhasilan kita bukan hanya diukur dari apa yang kita hasilkan, tetapi juga bagaimana proses untuk mencapainya,” ungkapnya.

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan ini dihadiri oleh pejabat pimpinan tinggi madya, pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat fungsional ahli utama, termasuk Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPOM Elfi Ikrar. Kepala UPT juga mengikuti pelantikan melalui Zoom Meeting.

Menutup sambutannya, Taruna Ikrar mengucapkan selamat kepada para pegawai yang baru dilantik dan berharap mereka dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Profesionalisme, kompetensi, kerja sama, dan integritas menjadi bekal penting dalam menghasilkan kinerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (HM-Nelly) 

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat

Berita Terkait

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana