Kondisi Padang dan Jambi Pasca Gempa

14-10-2009 Umum Dilihat 1862 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

Umum

Gempa tektonik 7,6 SR yang berpusat di Pariaman, 40 km dari kota Padang mengakibatkan banyak bangunan yang roboh rata dengan tanah, menyebabkan kepanikan masyarakat tidak terhindarkan. Berdasarkan pantauan khusus Balai Besar POM di Padang di kota Padang sendiri 70 % bangunan instansi pemerintahan dan swasta roboh total, termasuk hotel, plaza, dan sebagainya.

Sedangkan untuk bangunan Gedung Kantor Balai Besar POM di Padang (Lantai III), termasuk tambahan bangunan yang sementara dikerjakan tetap dalam keadaan utuh, tanpa ada kerusakan konstruksi, meskipun demikian pada beberapa ruangan terjadi retakan, utamanya pada sambungan bangunan lama dan bangunan baru. Pada peralatan Laboratorium utama, diantaranya AAS (1 set), HPLC (5 set), Spektro (2 set), GC (1 set) dan sebagainya tidak mengalami pergeseran tempat yang berarti, sehingga peralatan tersebut dalam kondisi yang baik. Khusus peralatan kecil dan Glassware ada beberapa jatuh ke lantai dan pecah karena goncangan, termasuk monitor komputer, lemari, buku-buku dan lain-lain.

Semua staf dalam kondisi selamat, namun banyak tempat tinggal staf yang mengalami kerusakan berat (rata dengan tanah), rusak sedang dan rusak ringan. Pada tanggal 5 s/d 7 Oktober 2009, Kepala PIOM melaksanakan penugasan Ibu Kepala Badan POM untuk mengkoordinasikan urusan penanggulangan bencana gempa di Sumatera Barat sekaligus meninjau rumah warga Balai Besar POM di Padang.

Sementara itu di Balai POM di Jambi hanya dirasakan gempa saja, kerusakan yang terjadi hanya di kabupaten yang berdekatan dengan provinsi Sumatera Barat. Gedung Balai POM di Jambi maupun alat-alat laboratorium tidak mengalami kerusakan. Semua staf dalam keadaan sehat serta rumah staf tidak mengalami kerusakan berarti

Pusat Informasi Obat dan Makanan

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana